TANTRUM - Banyak jenis ramen yang kini beredar di Indonesia. Namun masakan khas Jepang ini ada jenis yang baru yaitu ramen kolagen.
Ramen Kolagen ini dapat membuat perut kenyang sambil menjaga kesehatan kulit agar tetap bersinar.
Diberitakan Antara dicuplik dari Suara.com, menu ramen kolagen ini bisa dicoba di restoran Kinsuke Ramen di Pondok Indah Mall, Jakarta.
Kolagen sendiri dikenal penting untuk menjaga elastisitas kulit, yang kemudian digunakan oleh restoran itu untuk menyuguhkan menu menarik.
Restoran ini mengklaim sebagai pionir yang menyediakan ramen dengan kuah kolagen pertama di Jakarta. Kolagen yang ditambahkan ke ramen dalam bentuk jeli.
Selain kolagen, ramen ini juga menambahkan hasil ekstraksi kaldu sapi selama 5-8 jam, dalam pot kecil yang siap dipanaskan di atas kompor mini. Pot ini akan dibawa ke tiap meja untuk setiap pemesanan ramen.
Setelah api dinyalakan, dalam beberapa saat jeli kolagen itu akan meleleh dan bercampur dengan kaldu, mie ramen, serta pugasan seperti telur, daging ayam, daging sapi serta sayuran seperti daun bawang hingga buncis.
Pengunjung bisa memilih varian gel kolagen yang tersedia, yakni original yang gurih, green king, red king, pepper king, black king dan prawn king. Salah satu menu andalannya adalah ori king dengan tambahan keju mozzarella.
Setelah pot berisi kolagen, mie serta isian lain diletakkan di atas meja, staf berpesan untuk bersabar sejenak dan tidak menyalakan kompor terlebih dahulu sampai kejunya datang.
Baca Juga: Apakah Azpilicueta Akan Berlabuh ke Barcelona, Masih Sulit?
Rupanya keju dibawa dalam ukuran balok besar, dipanaskan dengan api hingga permukaan atasnya meleleh, baru kemudian lelehannya dimasukkan ke atas kolagen.
Baru setelah itu kompor dinyalakan, melelehkan kolagen dan keju, membuat rasa kuahnya jadi lebih gurih.
Meski sudah ditambah dengan keju, kuahnya bisa dinikmati dalam porsi besar tanpa menimbulkan rasa enek.
Untuk pencinta pedas, ada varian jel kolagen pedas yang cukup menyengat lidah, juga kuah hitam yang mengandung tinta cumi dengan rasa sedikit lebih tajam dari kuah original.
Berbeda dengan ramen kolagen yang disajikan dalam konsep hotpot di atas kompor, menu ramen lainnya bisa disantap tanpa kompor. Salah satunya adalah ramen rasa Signature Paitan.
Disuguhkan dalam mangkuk besar warna emas, rasa Signature Paitan dengan pugasan komplit berisi mie, daging sampai telur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan
-
Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis