TANTRUM - Lirik dalam suatu lagu mencerminkan kondisi masyarakatnya. Salah satu lagu yang viral baru-baru ini berjudul Gala-gala versi medley oleh penyanyi Ade Astrid. Di dalam salah satu baitnya terdapat lirik: Aa ulah depo wae, yang artinya aa (panggilan kepada lelaki) jangan deposit terus.
Deposit tersebut tentunya dimaksudkan mentransfer dana ke bandar judi agar bisa bermain judi online. Lagu Gala Gala ini pernah dinyanyikan Rhoma Irama, sebelum meledak kembali oleh Ade Astrid di media sosial TikTok. Seperti ini lirik lengkap lagu yang dibawakan Ade Astrid:
Kini 'ku telah kembali
Kembali padamu, kasih
Setelah lama kutinggal pergi
Lama sudah 'ku menanti
Menanti memadu kasih
Penuh rasanya rindu di hati
Oh, tiada terkira
Baca Juga: Gelar Konser di Jakarta, Epik High Bikin Penggemar Geleng-Geleng Kepala
Rindu segala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-gala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-gala-gala-galanya
Salaki batur keun wae
asal ngamodalan wae
Aa ulah eueut wae
Bisi dikerem di wc
Kurindu gayamu ketika bercanda
Tawa lepas renyah ceria
Kurindu gayamu ketika bermanja
Meluluhkan segenap jiwa
Kurindu bagaimana engkau membujuk
Ketika 'ku merajuk
Kurindu bagaimana engkau mengasihi
Ketika kubersedih
Kini 'ku telah kembali
Kembali padamu, kasih
Setelah lama kutinggal pergi
Lama sudah 'ku menanti
Menanti memadu kasih
Penuh rasanya rindu di hati
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-gala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-galanya
Oh, tiada terkira
Rindu segala-gala-gala-gala-galanya
Kurindu gayamu ketika bercanda
Tawa lepas renyah ceria
Kurindu gayamu ketika bermanja
Meluluhkan segenap jiwa
Kurindu bagaimana engkau membujuk
Ketika 'ku merajuk
Kurindu bagaimana engkau mengasihi
Ketika kubersedih
Sebagai catatan, pada versi Tiktok atau Youtube, pada lirik “Aa ulah eueut wae”, kadang ditukar menjad “aa ulah depo wae”.
Blokir Situs Judi Online
Keberadaan situs-situs judi online sudah lama terendus oleh pemerintah melalui aparaturnya, seperti terungkap dalam acara Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota dan provinsi yang menandatangani komitmen bersama untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.
Ada dua poin dalam deklarasi tersebut. Pertama, pembentukan unit penangkal hoaks di kabupaten/kota layaknya Jabar Saber Hoaks (JSH) milik Pemda Provinsi Jabar. Kedua, turut mencegah praktik judi online yang saat ini begitu masif promosi lewat ruang-ruang chat dan meresahkan masyarakat.
Komitmen Bersama Peningkatan Literasi Digital di Daerah Melalui Pembentukan Unit Saber Hoaks di Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat dilakukan di Hotel Pantai Indah Resort Pangandaran, Kamis (14/7/2022).
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Ika Mardiah mengatakan, literasi digital pun ditujukan untuk menanggulangi judi online yang saat ini marak. Pemblokiran situs judi online yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah masif tapi promosi judi online terus bermunculan.
"Pada kasus judi online ini masyarakat harus diedukasi jangan hanya tergiur dengan uangnnya tapi data pribadi mereka akan diambil oleh para penyedia judi online," ujar Ika Mardiah.
Melalui komitmen bersama tersebut, Ika berharap kecakapan digital masyarakat semakin meningkat. Masyarakat dapat berpikir kritis dan teliti atas informasi yang berdatangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus
-
Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga