TANTRUM - Dua survei internasional memprediksi harga Bitcoin dengan hasil sama, yaitu $10.000 [Rp150 jutaan jika kurs dolar AS ke Rupiah Rp14.000-an]. Survei ini diperkuat analisis teknikal bahwa harga aset kripto terbesar ini bakal jatuh di bawah $13.000.
Survei dilakukan Weibo, platform media sosial berbasis di China, yang menunjukkan mayoritas responden [40%] percaya bahwa harga Bitcoin [BTC] akan terjun ke harga $10.000. Saat penulisan, harga BTC di angka $21.000 (sekitar Rp300 jutaan).
Survei dilakukan terhadap 2.200 orang, menemukan bahwa 8% akan membeli Bitcoin ketika harganya mencapai $18.000. Sementara 26% responden lebih suka menunggu hingga BTC mencapai $15.000, dan mayoritas mengantisipasi harga turun lebih jauh yaitu 40% atau $10.000.
Survei lain dilakukan Bloomberg MLIV Pulse pada awal Juli menghasilkan hasil yang serupa, dengan 60% dari 950 responden bersih di Wall Street meminta harga Bitcoin $10.000.
Kedua jajak pendapat menunjukkan kesamaan yang mencolok dalam sentimen bearish dari spekulan crypto di Amerika Serikat dan China. Meskipun demikian, aktivitas on-chain menunjukkan bahwa investor di AS lebih bullish pada Bitcoin dibandingkan rekan-rekan Asia mereka sejak Juni 2022.
Secara khusus, perubahan harga Bitcoin dari bulan ke bulan, yang melacak perubahan 30 hari pada harga BTC regional, hanya positif selama sesi AS. Sebaliknya, metrik hanya negatif selama jam perdagangan Asia, menurut Glassnode.
Hasil kedua survei itu mirip dengan hasil anlisis teknis terhadap harga BTC. Analisis menunjukkan ada pelemahan teknis yang mulai mendukung penurunan lebih lanjut pada harga Bitcoin hingga membentuk pola bendera beruang.
Bendera beruang itu berpotensial mengakibatkan penurunan harga Bitcoin ke bawah $13.000 pada bulan September.
Mengutip Cointelegraph, Minggu (17/7/2022), hambatan ekonomi makro yang persisten untuk BTC/USD terus memicu argumen bearish terhadap meningkatnya bukti kemungkinan harga terendah.
Baca Juga: Polda Sumut Terjunkan 681 Personel Amankan W20 di Sumut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi