TANTRUM - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido City bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar, khususnya di Kabupaten Bogor.
Ulum meminta pihak pengelola KEK Lido City yaitu MNC Group, untuk memberdayakan tenaga kerja asal Jabar.
“Karyawan di sini sekitar 27 ribu yang akan terserap. Oleh karena itu, harapan kami nanti ada sebuah lembaga pendidikan yang di mana outputnya (lulusan) langsung diterima di sini,” ujar Ulum ditulis Selasa, 19 Juli 2022.
Pihak MNC ucap Ulum, dapat membangun lembaga pendidikan yang menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan perusahaan.
Dengan demikian, masyarakat sekitar dapat mempersiapkan diri untuk diberdayakan seraya penyelesaian pembangunan KEK, yang diperkirakan memakan waktu 10 hingga 20 tahun ini.
“Kami berharap MNC bisa membangun sebuah lembaga pendidikan, misalnya SMK tapi kurikulumnya sesuai dengan yang dibutuhkan. Jadi jangan ada alasan kenapa tidak menyerap masyarakat Jabar, karena kemampuan keahlian dan vokasinya tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan ini,” tuturnya Ulum.
Ulum mengatakan ada tiga faktor yang membawa kemajuan suatu daerah, antara lain pemerintahan, investor, dan masyarakat.
Oleh karena itu, Pemda Provinsi Jabar terus mengundang investor datang ke Jabar untuk meningkatkan pembangunan yang efek dominonya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bukan berarti kami tidak boleh orang luar Jabar menikmati peluang-peluang yang ada di Jabar, tetapi kami ingin masyarakatnya juga mendapatkan manfaat daripada keberhasilan di sini,” terangnya.
Baca Juga: London Jadi Salah Satu Kota Terpanas Dunia
KEK Lido City memiliki luas 3.000 hektare, dan rencananya akan menghadirkan MNC Park, sebuah theme park berstandar internasional, retail dining dan entertainment, berbagai pilihan hotel, 18 hole championship golf course yang dirancang Ernie Els, yang dilengkapi dengan fasilitas club house dan private club.
Meski demikian, Pak Uu tetap menegaskan bahwa masyarakat Jabar jangan sampai hanya menjadi penonton di negaranya sendiri.
“Kami menyampaikan, jangan sampai masyarakat yang ada di sini hanya melihat saja, yang menikmati adalah orang luar Jabar,” sebut Ulum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Informasi Resmi dan Proyeksi Formasi Terbaru
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Eks Bos Pertamina Riva Siahaan Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?