Virolog dari Universitas Aix-Marseille Jean Michel Claverie dan juga istrinya, Chantal Abergel, menyebut virus kuno yang terperangkap di permafrost dapat bertahan dan hidup kembali.
"Gagasan bahwa bakteri dapat bertahan sangat lama saya pikir pasti diterima. Perdebatan yang tersisa adalah berapa lama? Apakah itu satu juta tahun? 500 ribu tahun? Apakah itu 50 ribu tahun?" kata Claverie.
Claverie dan istrinya kemudian menggunakan DNA virus yang diambil dari lapisan es di sekitar Sungai Kolyma di Siberia timur laut dan menginfeksi amuba untuk mengetahui apakah virus ini masih berfungsi sebagaimana mestinya.
"Ini adalah bukti prinsip yang kami jalankan di lab. Kami dapat menghidupkan kembali virus dari sampel permafrost kuno. Sejauh ini kita belum bisa mencapai 30 ribu tahun, tetapi mungkin akan datang di beberapa titik," tutur Abergel.
Meski demikian, masih banyak hal yang belum diketahui soal virus dan mikroba yang terperangkap di lingkungan ekstrem seperti es kutub.
Dilansir dari Forbes, dalam skenario terburuk, es yang mencair dapat mengeluarkan penyakit-penyakit yang berbahaya ke lingkungan sekitarnya.
Pasalnya, para peneliti telah menemukan cacar yang masih utuh dan virus flu Spanyol dalam sampel jaringan beku berusia 100 tahun.
Kemudian wabah antraks di Siberia lima tahun lalu juga diyakini sebagai hasil dari patogen yang diawetkan dalam bangkai rusa.
Baca Juga: Habib Rizieq Belum Tentukan Pilihan Jelang Pilpres 2024
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123