/
Selasa, 26 Juli 2022 | 22:02 WIB
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. ((Humas Bandung))

TANTRUM - Indeks kesehatan di Kota Bandung perlu terus ditingkatkan. Sebab, warga yang sejahtera, baik dari segi dari fisik maupun mental akan membuat keluarga menjadi sehat, kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

"Indeks keluarga menjadi penting dalam kehidupan karena dengan kesehatan keluarga dapat hidup normal secara sosial dan ekonomi di tengah masyarakat lainnya," kata Yana pada Rapat Evaluasi Kinerja Dinas Kesehatan, di Hotel Savoy Homman, Selasa 26 Juli 2022. 

Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, indeks kesehatan Kota Bandung pada tahun 2021 yaitu 83,78. Nilai tersebut terus meningkat sejak tahun 2019 (83,29) dan tahun 2020 (83,51). 

Indeks kesehatan Kota Bandung juga masih berada di atas indeks kesehatan provinsi Jawa Barat tahun 2021 yaitu 81,89. Menurut Yana, indeks kesehatan keluarga perlu diperhatikan, antara lain untuk mencegah stunting atau terganggunya tumbuh kembang anak.

“Seperti stunting dan sebagainya. Karena itu, konsentrasi kita jangan sekedar pendemi Covid-19 saja, masih bayak kesehatan yang butuh perhatian," ujar Yana.

Yana mengakui, peningkatan indeks kesehatan menjadi salah satu janji politiknya. Yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Itu masuk dalam janji politik saya dalam bidang kesehatan. Konsentrasi kita dalam memberikan pelayanan terbaik yang adil," beber Yana. 

"Tahun 2023 ada 4 puskesmas yang akan kita rehab lebih layak. Untuk tahun 2022 juga di perubahan (anggaran) ada rehab ringan juga. Bagi kami wajah kota dalam Pemkot Bandung memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya. 

Di samping itu, ia pun mendorong untuk percepatan vaksinasi hingga perhatian pada penyakit tidak menular. 

Baca Juga: Wajib Vaksin Boster Kembali Diberlakukan, Penumpang di Bandara SMB II Palembang Melandai

"Percepatan vaksin juga menjadi penting. Saya harap perhatikan penyakit tidak menular lainnya. Seperti diare, darah tinggi dan demam berdarah, itu harus konsen semua," katanya. 

Load More