/
Jum'at, 29 Juli 2022 | 11:03 WIB
Mata uang rupiah. (Mohamad Trilaksono from Pixabay)

Ke depan, warga RI juga masih perlu bersiap pada dolar yang masih berpotensi menguat. Apalagi kalau bukan karena kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu (27/7/2022) besok waktu setempat.

Para pelaku pasar memprediksikan setidaknya ada kenaikan sebesar 75-100 basis poin (bps). Namun, jika mengacu pada FedWatch hanya sebanyak 9% memprediksikan kenaikan 100 bps, sisanya memprediksikan kenaikan 75 bps.

Selain itu, pada Kamis (28/7) juga akan dirilis data pertumbuhan ekonomi AS. Pada kuartal I-2022 pertumbuhan ekonomi AS berkontraksi di -1,6%. 

Namun, konsensus analisTrading Economicsmemprediksikan pertumbuhan kuartal II-2022 akan berada di 0,4% dan prediksi analis Trading Economics berada di 0,6%.

Load More