TANTRUM - Produsen sepeda motor PT Astra Honda Motor (AHM) tekah melakukan pendidikan vokasi sejak 2010 dengan mengimplementasikan kurikulum TBSM Astra Honda. Hingga Juni 2022 AHM mempunyai 715 SMK TBSM Astra Honda yang tersebar di 34 provinsi.
Kini, AHM merilis program pendidikan vokasi dengan konsep Teaching Factory (Tefa) untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) bekerja sama dengan bengkel resmi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS).
GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, program vokasi berbasis Tefa ini dikembangkan dalam upaya membawa suasana industri ke sekolah (SMK) agar para peserta didik mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan teknikal mereka dalam suasana dan standar kerja industri yang sesungguhnya.
"Sesuai dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, kami berusaha membekali para peserta didik dengan pengalaman lebih mendalam sesuai dengan praktik profesional yang ada di industri sepeda motor," katanya.
Konsep Tefa yang dikembangkan AHM bersama dealer utama ini akan membina dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK terkait teknik dan bisnis sepeda motor dengan suasana kerja profesional dalam layanan purna jual kepada konsumen.
SMK Bina Mandiri, Bekasi terpilih sebagai sekolah mitra binaan pertama yang menerapkan konsep Tefa, sekaligus menjadi tempat siswa belajar dengan orientasi bisnis layanan purna jual sepeda motor dan menjadi Pos AHASS Tefa dengan pendampingan dari AHASS setempat yang ditunjuk AHM
Muhibuddin menjelaskan vokasi dengan konsep Tefa ini akan hadir di sekolah SMK Mitra Binaan AHM yang telah memiliki status grade A+ dan menjadi tempat uji kompetensi (TUK).
Selain itu, kata ia, sebagai Pos AHASS Tefa, sekolah harus melengkapi sarana dan prasarana bengkel kerja dengan beragam fasilitas seperti ruang tunggu konsumen, jumlah pit minimal dua serta fasilitas pendukung lainnya.
Beragam layanan purna jual juga dihadirkan di Pos AHASS Tefa seperti pengerjaan perawatan berkala, pergantian oli, serta penggantian suku cadang sepeda motor Honda. Setiap Pos AHASS Tefa, kata dia, akan diawasi mekanik AHASS.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Mepeling Disdukcapil Bandung
"Kami berharap Pos AHASS Tefa bisa hadir secara bertahap di SMK mitra binaan AHM lainnya dan dapat dimanfaatkan juga oleh para konsumen sepeda motor Honda untuk mendapatkan layanan purna jual yang berkualitas," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak