TANTRUM - Penyelidikan kasus penembakan Brigadir J oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih berjalan.
Komnas HAM memulai penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga Brigadir J. Komnas HAM mengklaim sudah mengantongi kronologi lengkap.
Pada pekan kemarin, Komnas HAM memanggil sejumlah pihak guna memperdalam penyelidikan. Pada Senin (26/7), Komnas HAM memeriksa Tim Forensik Dalam pertemuan itu, Komnas HAM melontarkan banyak pertanyaan terkait autopsi.
Pada Selasa (26/7), Komnas HAM memanggil semua aide de camp (ADC) atau ajudan Irjen Ferdy Sambo, termasuk Bharada E sebagai orang yang dituduh melakukan penembakan.
Kemudian, pada Rabu (28/7), Komnas HAM memeriksa CCTV dan HP dengan Siberbareskrim dan Digital Forensik Puslabfor Mabes Polri. Pemeriksaan itu belum rampung dan akan dilanjutkan pekan depan.
Lalu, pada pekan ini, Senin (1/8), Komnas HAM juga kembali melakukan pemeriksaan terhadap ART dan satu ajudan Sambo.
Pada hari itu, Komnas HAM juga seharusnya memeriksa petugas PCR terkait, tetapi yang bersangkutan tidak memenuhi undangan sesuai jadwal.
Berikut update temuan-temuan terbaru Komnas HAM di kasus Brigadir J dicuplik dari CNN Indonesia, Rabu, 3 Agustus 2022:
1. Dokumentasi foto di Magelang
Baca Juga: 4 Sumber Kekayaan Keluarga Tasyi Athasyia, Bukan Sekadar Youtuber Tajir
Komnas HAM mengaku telah mengantongi dokumentasi foto di Magelang yang diyakini penting untuk mengungkap kasus penambakan Brigadir J.
Foto itu diambil sebelum rombongan Brigadir J pulang ke Jakarta dan terjadinya peristiwa penembakan di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7).
"Salah satu yang membuat ini kaya, misalnya terkait apa yang terjadi di Magelang," kata Komisioner Komnas HAM Choirul.Anam di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat pada Senin (2/7).
2. Bukti PCR
Komnas HAM juga mengaku mengantongi bukti hasil PCR yang dilakukan oleh Brigadir J, Bharada E dan istri Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.
Anam menyatakan bukti itu pihaknya peroleh meskipun petugas PCR tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Senin (1/8).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo