/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:52 WIB
Ratna Listy dan Panglima Langit (dokumentasi pribadi)

TANTRUM - Ratna Listy belakangan jarang tampil di layar kaca karena memilih untuk dalam dunia pengobatan alternatif atau spiritual.

Tentu keputusannya untuk alih profesi dari artis menjadi dukun ini mendapat pandangan sebelah mata dari keluarga, sahabat maupun publik.

Namun, Ratna Listy mengungkapkan hal yang membuatnya tetap bertahan dengan profesi sebagai seorang dukun.


"Memang setiap niat baik ada ujiannya, aku percaya itu. Aku tidak akan mundur," kata Ratna Listy dicpulik dari InsertLive, Jumat, 12 Agustus 2022.

Profesi sebagai dukun kerap dipandang sebelah mata karena dianggap musyrik. Bahkan baru-baru ini, Pesulap Merah blak-blakan mengungkap trik dukun yang dilakukan oleh Gus Samsudin.

Tentu hal ini membuat citra dukun semakin buruk di mata masyarakat. Ratna Listy pun rupanya telah melewati fase tersebut.

Pada awal keputusannya untuk alih profesi, Ratna Listy mendapatkan berbagai respons negatif.

"Walaupun banyak cibiran, banyak hujatan, banyak serangan yang menuduh bahwa saya ini, apa yang kami lakukan ini sandiwara, gimmick, hoaks tapi aku tidak akan mundur," katanya tegas.

Ratna Listy menambahkan bahwa salah satu faktor yang membuat dirinya bertahan menjadi dukun adalah senyuman dari para pasien yang berhasil ia tangani masalahnya.

Baca Juga: Merasa Aneh Surat Kuasa Dicabut, Eks Pengacara Bharada E: Aduh Skenario Apalagi Ini?

"Aku akan fokus pada kebaikan yang aku buat dibanding keburukan yang orang lain buat untuk aku. Karena itu akan lebih bermanfaat untuk diriku dan orang lain," ucapnya.

Sebelumnya, Ratna Listy menjadi salah satu artis yang hingga kini masih eksis sebagai penyanyi keroncong.

Wanita berusia 48 tahun ini juga tetap disibukkan dengan dunia pengobatan alternatif atau spiritual yang ia jalani beberapa tahun belakangan ini.

Ia membuka klinik spiritual bersama rekannya, Panglima Langit, dan telah membantu banyak orang sembuh dari penyakit yang tak bisa dideteksi oleh medis.

"Di samping nyanyi, saya juga ada kegiatan lain di bidang spiritual, yaitu aku buka klinik bersama Panglima Langit. Jadi pengobatan kami khusus menangani masalah-masalah nonmedis seperti sihir, santet, dan lain-lain," ungkap Ratna Listy ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/11).

Keputusan untuk menjadi dukun diakui Ratna awalnya lantaran dirinya mengalami sakit yang tak berkesudahan.

Ia pun mencoba pengobatan alternatif agar bisa sembuh dan malah tertarik untuk mempelajarinya.

"Awal mula aku belajar pengobatan spiritual itu karena aku waktu itu ada alergi yang mengharuskan aku minum obat terus. Lalu aku mempelajari metode pengobatan tanpa obat dengan meditasi, jurus-jurus, aku tertarik gitu," jelas Ratna.

"Jujur saja saya nggak punya bakat indigo, sampai akhirnya aku ketemu sama Panglima Langit karena restoran aku diganggu. Pas dia udah bantu beresin gangguan itu baru aku percaya dan makin tertarik," sambungnya.

Profesi yang ia jalani kini pun sempat mendapat tentangan dari pihak keluarga. Ratna juga mengaku dijauhi oleh teman-temannya kala itu.

"Setelah aku akhirnya jadi murid Panglima, itulah baru aku mendapat tantangan, keluarga menentang, teman-teman menjauhi," kenangnya.

Namun, keinginannya yang kuat untuk bisa membantu sesama lewat jalur pengobatan spiritual membuat Ratna nekat menggeluti profesi ini meski mendapat penolakan.

Pada akhirnya, keluarga dan teman-temannya kini sudah bisa menerima keputusannya dan mendukung penuh keputusan itu.

"Cuma nggak tahu kenapa hati kecil saya itu tetap pengen di jalur ini, dan alhamdulillah walau tantangan itu ada tapi sudah bisa ditaklukkan, keluarga juga sudah support," tutup Ratna Listy.

Load More