TANTRUM - Ahli dermatologi mengungkapkan bahwa ada beberapa masalah kulit yang bisa memunculkan ruam atau benjolan mirip seperti cacar monyet alias monkeypox yang memiliki nama baru clade virus.
Meski begitu, semua kemunculan ruam atau benjolan baru tetap perlu disikapi dengan serius.
"Ada banyak masalah kulit lain di tengah masyarakat yang mungkin mengenai kulit Anda selain cacar monyet," jelas associate professor di bidang dermatologi dari Perelman School of Mediine di University of Pennsylvania, dr Mark Abdelmalek, diberitakan ABC News, dicuplik dari Warta Ekonomi, Selasa, 16 Agustus 2022.
Gejala benjolan yang mirip clade virus, misalnya, bisa disebabkan oleh beberapa masalah kulit lain.
Sebagian di antaranya adalah jerawat, reaksi kulit terhadap logam berat, rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair), eksim, atau bahkan psoriasis.
Infeksi virus molloscum dan virus varicella juga bisa memunculkan gejala yang mirip seperti clade virus.
Gejala tersebut berupa benjolan yang berisi dengan cairan dan dapat memunculkan rasa gatal atau nyeri.
Tak hanya itu, beberapa infeksi menular seksual seperti sifilis, herpes, dan kutil kelamin pun memiliki gejala yang mirip dengan clade virus.
Penyakit-penyakit tersebut bisa memunculkan ruam merah atau benjolan di tubuh. Infeksi bakteri seperti impetigo juga turut memunculkan gejala berupa kemerahan, inflamasi, serta benjolan di kulit.
Baca Juga: Buntut Dugaan Penembakan Oleh Oknum Polisi Tewaskan Warga Sipil, Kapolri Didesak Copot Kapolda Sulut
"(Kondisi genetik) seperti neurofibromatosis yang dapat menyebabkan pertumbuhan kulit yang berlangsung lama, bisa tampak seperti cacar monyet di mata orang yang tak terlatih," ujar ahli dermatologi dan pendiri Skin & Aesthetic Surgery of Manhattan dr Mihelle Henry.
Para ahli mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai kemunculan ruam baru. Mereka juga menganjurkan masyarakat untuk memantau seperti apa perkembangan ruam yang muncul dari waktu ke waktu.
Bila bisa mendokumentasikan perkembangan ruam lewat foto akan lebih baik.
"(Ruam cacar monyet) bisa muncul di mana saja dan biasanya berkaitan dengan gejala sistemik dan perasaan tak enak badan secara umum," kata dr Abdelmalek.
Pada clade virus, ruam biasanya dimulai dengan prodrome atau tanda awal yang kerap mengindikasikan akan terjadinya penyakit.
Namun, sebagian penyakit juga bisa langsung memiliki lesi clade virus tanpa adanya prodrome.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!
-
BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate dari Malaysia, Enam Tersangka Ditangkap
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
5 Sabun Cuci Muka Tanpa Alkohol yang Aman untuk Kulit Sensitif, Formulanya Ringan
-
Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Penyebab Belum Diketahui, Begini Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Selamatkan Wajah Indonesia Usai Taklukkan Malaysia
-
Bagaimana Cara Cek Kondisi Mesin Motor Bekas? Ini 5 Opsi Cocok untuk Antar Jemput Anak Sekolah