TANTRUM - Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 selama periode 12-18 Agustus, angka kasus kematian Covid-19 mencapai 146 kasus, meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yakni 11 kasus.
Bahkan, angka kematian berada di atas 20 kasus terjadi tiga kali dalam sepekan terakhir. Pandemi Covid-19 masih ada dan tidak boleh dianggap sepele.
Infeksi virus Corona penyebab Covid-19 bisa menimbulkan beragam gejala. tak hanya sekedar batuk dan pilek semata.
Selain gejala Covid-19, tenggorokan sakit juga bisa terjadi karena penyakit lain seperti radang.
Pada saat ini, tidak diketahui secara pasti kapan tepatnya sakit tenggorokan terjadi selama infeksi.
Pada penyakit pernapasan lainnya, seperti flu biasa, sakit tenggorokan sering kali merupakan gejala awal.
Namun berdasarkan gejala, sebenarnya sulit untuk membedakan antara flu biasa dan Covid-19 terutama varian Omicron.
"Pilek biasa dan Omicron, dalam pandangan saya, tidak mungkin untuk dibedakan," kata Eskild Petersen dari Aarhus University Hospital di Denmark, dicuplik dari CNBC, Selasa, 23 Agustus 2022.
Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan mengatakan ada perbedaan Omicron dengan batuk dan pilek biasa.
Baca Juga: Kamu Mesti Paham, 5 Cara Menghadapi Teman Kerja yang Toksik dan Ingin Menjatuhkan
Dia mengatakan gejala varian Covid-19 itu adalah hidung tersumbat, batuk, nyeri tenggorokan terutama tenggorokan gatal.
"Namun jarang flu itu nyeri tenggorokan dan jarang tenggorokan gatal, flu biasanya adalah pilek dan kadang-kadang disertai batuk," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan sebagian besar gejala klinis bersifat ringan bahkan tidak bergejala. Omicron juga sangat berbeda dengan varian Delta.
Studi HKUMed Hong Kong mengatakan omicron memiliki laju infeksi dan replikasi (berkembang biak) di saluran pernapasan atau bronkus sebanyak 70 kali lebih tinggi dari varian Delta dan varian awal.
Erlina mengatakan ini yang membuat gejala Omicron kebanyakan terkait dengan saluran napas.
"Ini lah kenapa gejala-gejala Omicron itu banyaknya berurusan dengan saluran napas. Apa itu, batuk, nyeri tenggorok, gatal di tenggorok, kemudian hidung tersumbat, pilek atau rinore," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Etika Gen Z yang Terkikis: Menyoal Normalisasi Bahasa Kasar di Era Digital
-
Novel Bayang Sofea: Antara Pertaruhan Nyawa dan Ambisi
-
5 Sepatu Lokal Rasa Converse Original, Tampil Kece di Sekolah Modal Rp100 Ribuan
-
BRI Catat 1,18 Juta Agen BRILink per Maret 2026, Tersebar di 66.450 Desa
-
Mocca Guncang Panggung OTW Pestapora, 'Bajak' Lagu Reality Club Sambil Rayakan Ultah Arina Ephipania
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot AFC Jelang Lawan China di Piala Asia U-17 2026
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Drama Korea Once Upon a Small Town: Semilir Desa dan Pertemuan Tak Terduga
-
Perut Rata Tanpa Keringat: 10 Rahasia Hilangkan Lemak Buncit yang Terbukti Secara Ilmiah