TANTRUM - Tidak dapat disangsikan lagi jika buah cocok menjadi camilan sehat. Meski begitu, sebagian besar buah tinggi gula.
Walaupun gula alami, konsumsi buah tetap bisa membuat gula darah melonjak. Jadi, penting memilih buah untuk diabetes yang tidak cepat meningkatkan gula darah.
Anda mungkin pernah mendengar kalau pengidap diabetes sebaiknya tidak makan buah tinggi gula. Faktanya, buah termasuk makanan paling baik untuk diabetes.
American Diabetes Association (ADA) mengatakan bahwa diabetesi (sebutan untuk orang dengan penyakit diabetes) boleh makan buah apa pun, asalkan cermat menakar porsinya dan memastikan tidak punya alergi buah.
Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD dari laman Hello Sehat, Minggu, 28 Agustus 2022, penelitian dalam Nutrition Journal (2013) bahkan melaporkan konsumsi dua potong buah sehari dalam 12 minggu ternyata tidak menaikkan kadar gula darah secara berarti jika dibandingkan makan buah kurang dari dua potong per hari.
Namun, tentunya tidak semua buah direkomendasikan untuk penyakit gula. Buah yang dimakan harus memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55.
Indeks glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan suatu makanan untuk diproses menjadi gula darah oleh tubuh.
Dari begitu banyak pilihan buah di luar sana, ada beberapa buah yang aman untuk diabetes.
1. Apel
Baca Juga: Nintendo Buka Suara soal Kenaikan Harga
Salah satu buah untuk diabetes yang paling mudah ditemui adalah apel. Buah ini mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori.
Apel juga kaya akan serat dan merupakan sumber vitamin C yang baik untuk tubuh.
Selain itu, apel mengandung indeks glikemik yang cukup rendah, yaitu dibawah 55. Buah apel bahkan akan semakin bermanfaat apabila dimakan sekaligus dengan kulitnya.
Hal ini dikarenakan kandungan zat gizi dan antioksidannya jadi lebih tinggi.
2. Jeruk
Jeruk juga merupakan buah yang baik untuk diabetes. Selain kaya vitamin C, jeruk ternyata masuk dalam daftar buah dengan indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55.
Tag
Berita Terkait
-
5 Manfaat Daun Kelor dari Menurunkan Gula Darah hingga Radikal Bebas
-
Cerita Pria Kekar Bandung Mendadak Ambruk Dihajar Diabetes
-
Apa Itu Kaki Charcot? Dokter Minta agar Mewaspadainya
-
Ada Riwayat Penyakit Diabetes Mellitus, Tepis Rumor Wafatnya Kolonel AL Berkaitan dengan Penemuan Kokain
-
Ibu, Cintamu untuk Anak Tetap Sempurna Meski Diselingi Sibuk Bekerja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan