TANTRUM - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebut bahwa para anggotanya siap mengikuti setiap arahan maupun petunjuk resmi dari pemerintah menyoal dengan penyakit cacar monyet.
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjadja bilang, para pelaku pusat perbelanjaan berupaya untuk selalu antisipatif terhadap segala hal yang berkaitan dengan masyarakat. Termasuk juga menjaga masyarakat dari ancaman cacar monyet.
"Pusat Perbelanjaan dituntut untuk selalu antisipatif terhadap semua hal yang terkait dengan masyarakat dikarenakan fungsinya sebagai salah satu fasilitas publik," katanya dalam wawancara ekslusif dicuplik dari Kontan.co.id, Selasa, 30 Agustus 2022.
Namun demikian, sampai dengan saat ini pemerintah masih belum memberikan instruksi terkait dengan penyakit tersebut. Sehingga APPBI pun masih menunggu arahan dari pemerintah.
Sekedar informasi, pada Juli lalu APPBI memperkirakan tren peningkatan kunjungan akan terus membaik pada tahun 2022.
Pihaknya memperkirakan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan ritel bisa mencapai 80% hingga akhir tahun nanti.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan status siaga tinggi menghadapi wabah monkeypox atau cacar monyet yang masuk ke sejumlah negara.
Di Indonesia sendiri sudah terkonfirmasi satu kasus Cacar Monyet yang terjadi pada seorang pria 27 tahun di DKI Jakarta.
Pasien pertama yang sudah terkonfirmasi cacar monyet itu menurut IDI sempat melakukan perjalanan ke luar negeri.
Baca Juga: tvN Rilis Highlight Teaser Tiga Pemeran Drama Korea 'Little Women'
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi