TANTRUM - Kota Bandung dinilai diminati oleh unsur perfilman sebagai lokasi syuting. Buktinya, film Dilan, The Tarix Jabrix, hingga Preman Pensiun syutingnya di Kota Bandung. Belum lagi dengan film jadul seperti Lutung Kasarung.
Namun, bukti tersebut perlu didukung regulasi yang berpihak kepada industri perfilman. Maka dari itu, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung diharapkan bisa mengintegrsikan regulasi sehingga lebih mudah untuk meningkatkan perfilman di Indonesia.
"Utamanya mengintegrasikan seluruh pengambil kebijakan termasuk pemerintah. Kehadiran kami juga untuk mengharmonisasikan aturan yang sudah dijelaskan berikut dengan pemerintah khususnya di daerah," kata Gunawan, di sela-sela pertemuan dengan Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Rabu (31/8/2022).
Gunawan mengapresiasi pendidikan yang ada di Kota Bandung, karena bukan hanya infrastruktur saja yang mendukung, juga SDM yang berpotensi untuk memajukan perfilman.
"Film merupakan alat ketahanan nasional, mulai ekonomi, sosial budaya. Mudah-mudahan bisa kira capai itu. Kota Bandung juga luar biasa pendidikannya, mulai SMK hingga perguruan tinggi. Mulai Widyatama, ISBI, Unpad hingga UPI," bebernya.
Gunawan menjelaskan mengenai terbentuknya Badan Perfilman Indonesia (BPI). Badan ini dibentuk atas amanat Undang- undang No. 33 Tahun 2009 tentang Perfilman. Dalam Pasal 67 disebutkan bahwa Masyarakat dapat berperan serta dalam penyelengaraan perfilman.
"Kemudian dalam Pasal 68 disebutkan bahwa untuk meningkatkan peran sertai masyarakat tersebut, dibentuk Badan Perfilman Indonesia. Ini pun dikukuhkan melalui Keputusan Presiden No. 32 tahun 2014 tentang Pengukuhan Badan Perfilman Indonesia," ujarnya.
Ia menerangkan, Badan perfilman Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 bertugas untuk, menyelenggarakan festival film di dalam negeri, mengikuti festival film di luar negeri, menyelenggarakan pekan film di luar negeri, mempromosikan Indonesia sebagai lokasi pembuatan film asin.
"Tujuan perfilman Indonesia meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik material, spiritual maupun sosial. Adapun fungsi utama yaitu Ilmu, jarya seni budaya, nedia komunikasi dan Komoditas," tuturnya.
Baca Juga: Hotman Paris Singgung Ferdy Sambo, Bisa Lepas Jerat Pembunuhan Berencana
Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerangkan, kondisi pandemi di Kota Bandung relatif terkendali, dengan vaksinasi dan berbagai relaksasi kegiatan mampu memulihkan perekonomian di Kota Bandung.
"Dengan ikhtiar ini pandemi covid-19 di Kota Bandung terkendali, sehingga bisa melakukan berbagai pemulihan kegiatan, termasuk seni," tuturnya.
Ia yakin, kreatifitas anak Kota Bandung semakin meningkat. Sebagai pusat pendidikan mampu meningkatkan kapasitas SDM.
"Saya yakin kreativitas sebagian besar ada di Kota Bandung. Mudah-mudahan Kota Bandung betul-betul menjadi kota film, kembalikan story-nya," katanya.
Yana menambahkan, banyak lokasi yang menarik di Kota Bandung untuk dijadikan lokasi syuting film.
"Spot (film) sangat banyak banget. Insyallah saya (pemerintah) mendukung. Dari sisi regulasi insyallah kami terbuka," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Bukan ke Arab Saudi, Lionel Messi Dirumorkan Hijrah ke Negeri 1.000 Masjid
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Trik Skin Prep agar Foundation Tidak Cakey di Kulit Bertekstur, Rahasia Makeup Mulus Seharian!
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
4 Daily Mask Korea Panthenol, Rahasia Skin Barrier Sehat Setiap Hari
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
CEK FAKTA: Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Presiden Tahun Depan, Benarkah?
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan