TANTRUM - Dalam Islam terdapat berbagai doa yang perlu diamalkan sehari-hari, salah satunya adalah doa bercermin.
Cermin adalah benda mati yang membantu untuk memperhatikan penampilan. Pantulan diri dari cermin akan membantu untuk menentukan apakah diri sudah rapi atau bersih.
Satu hal ini juga tak kalah menarik untuk diketahui. Berikut sejumlah keutamaan dari doa bercermin, antara lain:
1. Menjunjung Keindahan
Dalam Islam, diharuskan untuk selalu berpenampilan bersih dan terbebas dari noda dan kotoran.
Keutamaan dari bercermin adalah untuk kita dapat mengutamakan nilai keindahan dalam diri.
Allah SWT menyukai kerapian dan keindahan. Adapun ini tertuang pada hadis dan sabda Rasulullah SAW berikut ini:
Artinya: “Allah itu indah. Beliau mencintai keindahan"
Tampil dengan pakaian rapi tidak lagi diartikan sebagai kesombongan. Justru, berpenampilan menarik dan rapi di zaman ini adalah sebuah keharusan.
Baca Juga: Berani-beraninya Ajudan Lecehkan Istri Jenderal, LPSK: Padahal Ada Kuat Ma'ruf, Kenapa Tidak Teriak
Terutama bagi mereka yang seharusnya memiliki karisma, seperti istri terhadap suaminya (sebaliknya), ulama, pemerintah, atasan-bawahan, dan lain sebagainya.
2. Menjaga Harga Diri
Selain itu, keutamaan dari bercermin yakni agar kita bisa lebih paham dengan penampilan diri. Artinya, ini salah satu cara menjaga harga diri sebagai umat Muslim.
Sebagaimana diriwayatkan Abu Daud, bahwasanya Nabi SAW mengingatkan kepada sekelompok umatnya yang hendak berangkat bersamanya dalam suatu perjalanan.
Beliau berkata, “Sesungguhnya kalian akan mendatangi saudara-saudara kalian. Maka, perbaikilah keadaan kendaraan dan pakaian kalian agar kalian tampak mempesona di tengah-tengah manusia karena sesungguhnya Allah tidak menyenangi kesembronoan.”
3. Mencegah Hal Tidak Diinginkan
Sering kali kita mendengar, sebuah rumah tangga mengalami perselisihan karena sebatas masalah sepele, seperti kurang berpenampilan menarik.
Hal ini juga pernah dialami oleh sahabat Nabi Muhammad SAW pada masanya. Di zaman Nabi SAW, pernah terjadi seorang wanita yang mengadu kepada Rasulullah SAW untuk meminta cerai dari suaminya.
Kemudian setelah diusut, pemicunya karena suaminya tidak lagi tampil rapi, rambut berantakan, dan berpakaian lusuh.
Lantas, Nabi SAW memerintahkan suami tersebut untuk memotong rambut, mencukur kumis, dan mandi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Usai Heboh Dugaan Pelecehan, Korban Akui Dihubungi Pihak yang Mengaku Keluarga Mohan Hazian
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Rekomendasi Tablet Rp4 sampai 6 Jutaan di 2026: Kerja Seharian Tanpa Colokan
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri