TANTRUM - Membumikan Pancasila diyakini menjadi salah satu cara untuk mencegah radikalisme dan intoleransi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid mengatakan, jalaqah Kebangsaan ini kita lakukan untuk membangun spirit kebangsaan dan spirit keberagaman.
"Artinya bahwa berbangsa, bernegara harus selalu digelorakan dengan selalu mencintai, menghormati, memegang teguh konsensus nasional yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta NKRI harga mati," ungkap Nurwakhid dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 6 September 2022.
Menurut dia, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus senantiasa diamalkan di tiap sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam upaya menegakkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Nurwakhid mengatakan, pentingnya membangun kesiapsiagaan nasional yang berisi kontra radikalisasi, kontra narasi, kontra propaganda untuk diimplementasikan masyarakat sebagai pertahanan diri agar selalu siap siaga dalam menjaga tanah air Indonesia.
“Masyarakat harus militan untuk menjadi buzzer dalam kontra radikalisasi yaitu dengan menggelorakan cinta tanah air, cinta Pancasila, cinta NKRI, cinta Bhinneka Tunggal Ika, serta mencintai perdamaian, mencintai persatuan, dan selalu waspada terhadap bentuk radikalisme terorisme yang mengatasnamakan agama, liberalisme, kapitalisme dan sebagainya,” jelasnya.
Nurwakhid menambahkan, bangsa Indonesia diharapkan tidak hanya selalu membangun badannya, atau fisik atau infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa.
“Bangunan jiwa, bangunan badan adalah spiritualitas, iman dan taqwa, tetapi juga harus iptek. Artinya perpaduan antara spiritualitas dan profesionalitas itulah yang akan memajukan bangsa Indonesia guna mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional," katanya.
Nurwakhid mengapresiasi kegiatan yang diinisisasi oleh Polres Pasuruan yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren KHA. Wahid Hasyim Bangil dan beberapa pemangku kepentingan terkait yang ada di Pasuruan. Menurutnya kegiatan ini sangat luar biasa.
Baca Juga: Ungu Rilis Single Terbaru Dasar Hati, Berikut Liriknya
“Harapan kita semua Forkopimda terutama Polres Pasuruan untuk meresonansi atau memberikan fasilitas dan koordinasi kepada pemangku kepentingan terkait yang ada di sini dan mentransformasikan kepada masyarakat. Karena polisi di sini adalah sebagai pelayan, pengayom pelindung masyarakat dan penegak hukum,” harapnya.
Nurwakhid berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar jangan mudah dipolitisasi agama oleh kelompok apapun.
“Ingat politisasi agama adalah pemicu utama di dalam radikalisme dan terorisme, maka hilangkan semua bentuk politik identitas maupun politisasi agama,” tegasnya
Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan menjelaskan bahwa hari ini masyarakat sudah terancam bahkan sudah teradu domba antar suku antar agama.
“Ini yang harus menjadi perhatian dan kesadaran. Kita sekarang sudah dikepung dari segala penjuru. Oleh karena itu saatnya kita kembali kepada Pancasila, karena Pancasila sudah finish bukan final, karena Pancasila sudah sesuai dengan agama, tidak ada satupun yang bertentangan,” jelas Ken.
Ken berharap masyarakat kritis terhadap informasi yang terima. Jangan sampai menjadi korban hoaks atau bahkan menjadi pelaku karena turut menyebarkan informasi yang salah akibat salah belajar agama.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Anime Fantasi Jack-of-All-Trades, Party of None Resmi Umumkan Season 2
-
5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
-
Monster Baterai 9.020 mAh, iQOO Z11 Siap Mengguncang Pasar China Mulai 26 Maret 2026
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Perang Mobil Bekas 90 Jutaan: Avanza Tangguh, Ertiga Nyaman, atau Sigra Rasa Baru?