TANTRUM - Angkutan umum jenis Elf yang biasa beroperasi Kuningan-Cirebon, mogok beroperasi, Selasa (06/09/2022).
Para sopir Elf jurusan Kuningan-Cirebon mogok beroperasi karena belum adanya penyesuaian tarif imbas kenaikan harga BBM.
Pemilik mobil maupun sopir Elf, lebih memilih menyimpan kendaraannya di garasi sambil menunggu keputusan soal penyesuaian tarif ongkos.
Di Kuningan, untuk angkutan kota (angkot) tarif ongkos sudah disesuaikan meskipun bersifat sementara.
Namun untuk angkutan umum elf, keputusan penyesuaian tarif merupakan wewenang Provinsi Jawa Barat.
Dicuplik dari laman rubriku, Rabu, 7 September 2022, imbas dari elf yang mogok beroperasi, ratusan pelajar yang berloasi di Kuningan telantar.
Para siswa yang pulang mengandalkan pulang sekolah menggunakan mobil elf, terpaksa bergerombol di pinggir jalan sambil menunggu jemputan.
Seperti terlihat di kawasan Cirendang, Kabupaten Kuningan, ratusan pelajar SMK Pertiwi telantar karena tidak bisa pulang. Ratusan pelajar yang telantar tersebut, mayoritas yang hendak pulang ke arah Cirebon.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Jajaran Polres Kuningan menurunkan armada untuk mengangkut pelajar tersebut.
Baca Juga: Celine Evangelista Ajak Marshel Widianto Liburan Desa, Sang Komika Senang Campur Heran
Dari Polres Kuningan, mereka menurunkan mobil patroli jenis sedan dan bak terbuka untuk menyisir para pelajar.
Para pelajar yang hendak pulang ke arah Cirebon, secara bergantian diangkut mobil patroli Polres Kuningan.
Menurut Kasat lantas AKP Vino Lestari, dirinya mendapat informasi jika banyak pelajar yang telantar.
Untuk itu, dirinya mengerahkan anggota ke lokasi untuk mengangkut pelajar yang terlantar tersebut.
Dengan menggunakan tiga unit kendaraan patroli jenis sedan dan bak terbuka, mengantarkan para pelajar tersebut pulang sampai ke rumahnya masing-masing.
Saat ditemui, siswa bernama Dhany yang tinggal di Kecamatan Beber, berjalan dari pertigaan Caracas, Kuningan menuju rumahnya karena tidak ada angkutan elf yang beroperasi.
Tag
Berita Terkait
-
Tarif Angkot di Bandung Naik Rp1.000 karena Dampak Kenaikan Harga BBM
-
Harga BBM Indonesia Dibandingkan Negara Asia Tenggara Lainnya Termasuk Malaysia, Murahan Mana?
-
Kapan BLT BBM Dibayarkan? Warga Bandung Diharap Bersabar
-
Menteri Teten Jamin Koperasi Nelayan Bisa Dapat Pasokan BBM
-
Imbas BBM Naik, Rupiah Juga Terseok
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Bus Harapan Jaya Angkut 12 Pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya Usai Diperiksa 12 Jam
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Makna Belajar yang Hilang di Balik Sistem Pendidikan Indonesia
-
26 Kode Redeem FF 11 April 2026, Peluang Emas Koleksi Item Keren The Skull Hunter
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 April 2026: Banjir Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis