TANTRUM - Pucuk pimpinan BPK Jabar diserahterimakan dari Arif Agus kepada Paula Henry Simatupang. Prosesi serah terima jabatan ini dilakukan di Gedung BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Bandung, Kamis 8 September 2022.
Anggota II BPK RI, Daniel Lumban Tobing mengatakan, serah terima jabatan bukan sekedar seremonial pada hakikatnya untuk meneruskan fungsi organisasi dalam kontiuitas, komunikasi, dan penyegaran untuk membangun sinergi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder di lingkungan Jabar.
"Dilakukan dalam rangka menjaga dan membangun budaya organisasi BPK, yang berlandaskan pada nilai independensi, integritas dan independensi tidak hanya didasarkan pada pertimbangan kebutuhan organisasi. Namun diharapkan dapat menjadi cara penyegaran lingkungan kerja dan pendorong untuk peningkatan kinerja," kata dia.
Ia mengatakan, pemerintah daerah dituntut melakukan transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dalam hasil pemeriksaan BPK.
Ia mengapresiasi hasil pemeriksaan di lingkungan Pemerintah Daerah se-Jawa Barat menunjukan hasil yang optimal. Hal itu tercermin dalam rata-rata penyelesaian rekomendasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) BPK di Jawa Barat yang telah mencapai 77,27 persen.
"Hasilnya Pemprov dan 26 Pemda di Kabupaten Kota meraih WTP, hanya 2 yang WDP. Apresiasi tinggi, dan mendorong upaya peningkatan kinerja. Pemda yang belum WTP untuk terus meningkatkan menjadi WTP," kata dia.
Ia berharap, rekomendasi yang diberikan BPK dapat menjadi referensi utama bagi Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan.
"Harapannya rekomendasi kami dapat menjadi referensi utama bagi Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan untuk semakin transparan dan akuntabel," kata Daniel.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna berharap Pemkot Bandung semakin sinergisitas dan kolaboratif dengan BPK Provinsi Jawa Barat.
"Kami tentunya terus melakukan optimalisasi dalam bersinergi dan berkolaborasi sesuai dengan kapasitas dan fungsi masing-masing," ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkot Bandung terus memperbaiki¹ kinerja dalam pengelolaan keuangan daerah guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah didapatkan Kota Bandung sejak 2018 lalu.
"Saya pikir dari apa yang sudah baik, tentunya kita harus dioptimalkan jauh baik, dan ujungnya tetap bahwa bagaimanapun juga WTP itu kan selalu dijadikan salah satu ukuran," katanya.
"Kita sudah berkomitmen, arahan pimpinan, kebijakan pimpinan sesuai dengan target di dalam RPJMDP kita, bahwa WTP harus kita pertahankan selamanya," imbuhnya.
Ema mengungkapkan, rasa terima kasihnya kepada Kepala BPK Jabar yang lama atas dedikasi dan bimbingannya pada Pemkot Bandung dalam optimaliasi kinerja dan pengelolaan keuangan.
"Atas nama Pemkot Bandung, saya atas nama Pak Wali Kota Bandung mengucapkan selama kepada Bapak Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Barat, semoga beliau dengan mengemban amanat yang luar biasa sebagai Kepala Perwakilan, kita doakan beliau sukses dalam melaksanakan tugas," ungkapnya.
Ema berharap, dengan kehadiran pejabat baru dapat meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.
"Saya yakin dengan kehadiran pejabat yang baru ini, kinerja dalam pengelolaan keuangan itu akan jauh lebih baik, dan sekaligus kami ucapkan terimakasih pada pejabat lama yang sudah berkinerja sangat luar biasa dan sangat baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara