TANTRUM - Ilmuwan menemukan dua planet "Bumi super" baru yang jaraknya hanya 100 tahun cahaya.
Keduanya lebih besar dari planet bumi, dan salah satunya bahkan mungkin cocok untuk kehidupan.
Dilansir NBC News, dicuplik dari laman Teknologi, Super-Bumi adalah kelas unik dari planet ekstrasurya di tata surya yang lebih masif dari planet kita tetapi lebih ringan dari raksasa es.
Mereka terbuat dari beberapa kombinasi gas dan batu dan bisa mencapai 10 kali ukuran massa Bumi.
Temuan yang ditemukan dengan Transiting Exoplanet Survey Satellite milik NASA dan University of Liège's Search for Habitable Planets Eclipsing Ultra-Cool Stars (SPECULOOS), akan diterbitkan dalam jurnal Astronomy and Astrophysics.
Kedua planet yang baru ditemukan itu melingkari LP 890-9, bintang katai merah "aktivitas yang relatif rendah", yang menurut NASA biasanya memiliki zona layak huni yang sempit.
Planet pertama, LP 890-9b atau TOI-4306b, pertama kali ditangkap oleh satelit NASA dan kemudian dikonfirmasi sebagai exoplanet oleh SPECULOOS.
Ini sekitar 30% lebih besar dari planet kita dengan radius lebih dari 5.200 mil dan mengorbit matahari hanya dalam 2,7 hari.
Tapi itu adalah planet kedua yang sebelumnya tidak diketahui oleh para ilmuwan yang telah terbukti paling menarik.
Baca Juga: Waduh! Golongan Darah A Lebih Berisiko Kena Stroke
LP 890-9c, atau SPECULOOS-2c, terletak sedikit lebih jauh dari bintangnya daripada planet pertama.
Ini sekitar 40% lebih besar dari Bumi dengan radius lebih dari 5.400 mil dan membutuhkan waktu sekitar tiga kali lebih lama dari planet tetangganya untuk mengorbit bintangnya. Menurut para peneliti, durasi orbit itu berada di dalam zona layak huni bintang tersebut.
"Meskipun planet ini mengorbit sangat dekat dengan bintangnya, pada jarak sekitar 10 kali lebih pendek dari Merkurius di sekitar matahari kita, jumlah iradiasi bintang yang diterimanya masih rendah, dan memungkinkan keberadaan air cair di permukaan planet, asalkan memiliki atmosfer yang cukup," kata rekan penulis studi Francisco Pozuelos.
LP 890-9, berukuran sekitar 6,5 kali lebih kecil dan kira-kira setengah dingin dari segi suhu matahari kita, jelasnya.
Ini alasan mengapa LP 890-9c, meskipun jauh lebih dekat ke bintangnya daripada Bumi ke Matahari, masih bisa memiliki kondisi yang cocok untuk kehidupan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?