TANTRUM - Kebijakan pemerintah meniaikanharga bahan bakar minyak (BBM) banyak di protes dengan berbagai demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia.
Pasalnya kenaikan harga BBM ini dianggap memberatkan rakyat Indonesia. Apalagi tren harga minyak dunia tengah merosot.
Tak ayal, gelombang demonstrasi dari berbagai elemen pun mulai bermunculan. Sayangnya, di tengah situasi pandemi seperti sekarang, jalur penyampaian aspirasi seperti ini bisa menimbulkan risiko terjadinya klaster COVID-19 yang baru.
Meski saat ini diklaim oleh pemerintah, bahkan dunia internasional paparan COVID-19 terus melandai. Namun jangan lupa banyak virus berbahaya lainnya mengintai semisal cacar monyet dan lainnya.
Tak bisa dipungkiri, aksi demonstrasi akan selalu melibatkan ratusan, bahkan mungkin ribuan orang yang berdekatan dalam satu waktu yang sama.
Dilihat dari sudut pandang kesehatan saat ini, hal ini tentu menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan.
Bukan hanya karena jaga jarak yang disarankan untuk menghindari penularan virus COVID-19 menjadi terabaikan.
Namun, lemahnya penerapan protokol kesehatan yang lain pun bisa menjadi celah penularan yang tidak bisa dihindari.
Demonstrasi sendiri dilansir dari BBCnews, dikutip dari Good Doctor, Sabtu, 10 September 2022, bisa menjadi salah satu super spreader event.
Baca Juga: SBY Bicara Tentang Geopolitik Global dan Presidensi G20 Era Jokowi
Ini bermakna sebuah peristiwa besar di mana potensi jumlah kasus yang ditularkan akan sangat tinggi dibandingkan dengan penularan secara umum.
Ini terjadi bukan hanya karena tidak ada jarak sosial, tetapi penggunaan masker yang tidak tepat, percikan air liur ketika orasi yang bertebaran, sampai tidak adanya testing dan tracing bisa menimbulkan adanya klaster lanjutan yakni klaster rumah tangga dan klaster lain.
Jika Anda memang harus ikut serta dalam demonstrasi atau kegiatan lain yang sejenis, Anda bisa memperkecil risiko terjadinya penularan COVID-19 dengan melakukan beberapa hal berikut:
1. Persiapan sebelum berangkat
Dilansir dari Livescience, beberapa benda yang harus disiapkan sebelum berangkat demonstrasi adalah:
- Air minum
- Masker wajah
- Pembersih tangan
- Pelindung mata seperti kacamata atau face shield
Tag
Berita Terkait
-
Sara Minami dan Oji Suzuka Beraksi di Netflix, Manga Kimi Ni Todoke Dibuat Live-Action
-
Jumat Berkah, BIN Gelar Vaksinasi Massal dan Bakti Sosial di Tarakan
-
Bantuan UMKM Sampai Pasar Murah akan Disiapkan untuk Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM di Bandung
-
Goodbye RON 88, Premium dan Revvo 89! Awal 2023 Pemerintah RI Melarang Peredaran BBM Beroktane Rendah
-
Pencabutan Aturan Masker Belum Bisa Dilakukan, IDI Menjelaskannya Secara Gamblang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga