TANTRUM - Pencipta lagu Apuse, Tete Mandosir meninggal pada Rabu, 14 September 2022 pukul 05.00 WIT di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Kabar duka ini disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang juga merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda atau GP Ansor.
"Selamat pulang ke peristirahatan kekal Tete Mandosir Sarumi," tulis Gus Yaqut di Instagram pada Rabu, 14 September 2022 diberitakan Tempo.
Gus Yaqut mengunggah ucapan duka cita dari Keluarga Besar Gerakan Pemuda Ansor atas meninggalnya Tete Mandosir.
Selama ini nama Tete Mandosir terbilang tidak pernah terdengar meski lagu ciptaannya, Apuse sangat dikenal masyarakat Indonesia.
Pencipta lagu Apuse yang berasal dari Papua ini lebih dikenal dengan tanpa nama alias no name atau NN.
Yaqut mengatakan bahwa karya Tete Mandosir tetap abadi meski tidak banyak yang mengenalnya secara pribadi.
"Sebuah nama yang kita lebih kenal dengan nama Pencipta NN untuk lagu Papua Apuse, namanya tidak dikenal bahkan di Google juga tidak ada," tulisnya. "Karyamu abadi."
Lagu Apuse ciptaan Tete Mandosir mengisahkan tentang seorang cucu yang berpamitan kepada kakek dan neneknya karena hendak pergi merantau ke Teluk Doreri di Manokwari.
Irama lagu Apuse dipakai untuk mendukung tim nasional sepak bola Indonesia dengan mengubah liriknya yang kini dikenal dengan Garuda di Dadaku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah