TANTRUM - Batuk ini terjadi karena adanya respons sistem imun terhadap pemicu (alergen) alih-alih adanya infeksi virus. Batuk ini merupakan salah satu gejala dari rinitis alergi.
Mengutip situs American College of Allergy, Asthma and Immunology (ACAAI) Berikut ciri-ciri batuk alergi yang bisa Anda amati.
- Batuk kering berlangsung selama lebih dari tiga minggu.
- Muncul pada musim atau cuaca tertentu.
- Mata merah dan berair.
- Lingkar hitam di bawah mata.
- Bersin-bersin disertai hidung meler atau tersumbat.
- Sakit kepala.
Sementara itu, jenis batuk biasa umumnya terjadi dalam waktu singkat dan bisa sembuh dalam waktu 2 – 3 minggu.
Selain itu, ada lendir atau dahak yang muncul saat batuk biasa. Anda pun mungkin mengalami menggigil, nyeri otot, dan demam lebih dari 38 °Celsius.
Terkadang, batuk ini sulit dibedakan dengan asma. Pasalnya, asma juga sering diikuti dengan batuk-batuk.
Namun, Anda perlu mengetahui bila batuk pada asma sering diikuti dengan napas pendek, dada sesak, dan napas berbunyi atau mengi.
Diterangkan oleh dr. Andreas Wilson Setiawan dari Hello Sehat, dicuplik Kamis, 15 September 2022, ada banyak jenis alergi, tetapi beberapa di antaranya lebih cenderung menyebabkan masalah pernapasan. Inilah jenis alergi yang menyebabkan batuk.
- Alergi bulu hewan.
- Alergi serbuk sari.
- Alergi spora dari jamur.
- Alergi debu.
- Alergi kecoak.
Baca Juga: Sampai Ada yang Mualaf! Viral Ustadz Dakwah di Game Mobile Legend
Penyebab batuk alergi
Mengutip studi terbitan Allergy, Asthma & Clinical Immunology (2019) reaksi alergi pada dasarnya muncul akibat tubuh menganggap beberapa zat atau benda sebagai hal yang membahayakan tubuh.
Hal ini membuat sistem imun melepas senyawa kimia bernama histamin di dalam pembuluh darah.
Sebenarnya, cara kerja tubuh ini bisa melindungi tubuh dari paparan infeksi. Akan tetapi, tubuh justru menyalahartikan zat-zat atau benda asing tersebut.
Histamin inilah yang membuat reaksi alergi timbul, seperti batuk, hidung meler, dan mata berair.
Secara spesifik, batuk ini timbul akibat hidung yang menghirup alergen dan menghasilkan lendir cair.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?