Anda perlu mengetahui otot tubuh bagian mana yang tidak lentur contohnya ketika Anda merasa kesulitan membungkuk ke depan untuk menyentuh jari-jari kaki.
Secara alami, kondisi ini akan membuat Anda berpikir bahwa otot hamstring (belakang paha) Anda terlalu tegang.
Padahal, ada beberapa bagian otot lain yang bisa menjadi penghalang, seperti otot punggung bawah, fleksor pinggul, glutes (otot pada bokong) Anda, dan lain-lain.
Untuk membantu menentukan target otot yang tepat, ada baiknya berkonsultasi dulu ke dokter Anda.
3. Lakukan perlahan-lahan
American Academy of Orthopaedic Surgeons menyarankan agar Anda melakukan gerakan peregangan, seperti lunges, seated stretch, dan knee to chest.
Pastikan Anda telah pemanasan terlebih dulu, misal berjalan kaki di tempat selama beberapa menit. Tahan peregangan selama 10-30 detik dan ulangi setiap gerakan sebanyak 3-5 kali.
Setelah melakukan latihan, tubuh Anda tidak akan mendadak fleksibel secara instan. Kebanyakan orang harus melakukan latihan secara perlahan dan bertahap.
Anda tidak bisa meningkatkan toleransi peregangan otot tubuh dengan memaksa tubuh Anda hingga merasa kesakitan. Cara ini kemungkinan justru hanya akan menghambat kemajuan Anda.
Baca Juga: Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Tari Merak dari Bandung
Ketidakmampuan untuk bergerak dalam rentang tertentu akibat ketegangan bisa berkaitan dengan beberapa faktor seperti di bawah ini.
- Luka jaringan lunak (pelekatan struktural yang sebenarnya yang mencegah gerakan)
- Hipomobilitas sendi (batasan pada sendi itu sendiri akibat cedera atau faktor bawaan)
- Bentuk otot saat istirahat yang lebih tinggi (resistensi otot untuk meregang saat istirahat)
Dua faktor pertama paling baik Anda tangani setelah berkonsultasi ke dokter atau tenaga profesional secara langsung.
Tetapi, faktor yang terakhir adalah alasan kenapa kebanyakan orang harus menjalankan regimen peregangan secara lebih perlahan.
4. Jalani latihan secara konsisten
Sekarang, Anda telah menemukan tujuan pribadi Anda, mengidentifikasi batasan Anda, dan melakukan latihan secara perlahan.
Hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah mengikuti rencana latihan secara konsisten dan melakukannya serutin mungkin.
Saat pertama kali latihan, mungkin Anda hanya bisa menghabiskan sedikit waktu saja. Tetapi, latihan konsisten akan memberi tubuh kesempatan untuk menyesuaikan diri selama latihan peregangan tersebut.
Seiring waktu cobalah berlatih untuk melenturkan badan setidaknya 4 kali seminggu selama 10-20 menit pada tiap sesinya.
5. Pertahankan kelenturan tubuh seterusnya
Tubuh Anda sebenarnya menolak untuk berubah dalam jangka waktu yang singkat. Nah, salah satu cara yang bagus untuk mencegah hal ini adalah dengan membuat tubuh terbiasa dengan fleksibilitas yang baru ini.
Bereksplorasilah secara aktif untuk melakukan variasi gerakan peregangan baru agar tubuh Anda menafsirkan hal ini sebagai normal yang baru.
Anda bisa membiasakan untuk melakukan peregangan di atas kasur selepas bangun tidur. Selain untuk kelenturan, hal ini juga bisa membakar kalori hingga meningkatkan mood sebelum beraktivitas.
Di samping itu, Anda juga bisa meluangkan waktu untuk melakukan olahraga yang memberikan manfaat peregangan, seperti yoga atau pilates.
Olahraga yang sekaligus mampu menenangkan pikiran ini bisa membantu menguatkan dan mempertahankan hasil rentang gerak Anda.
Tag
Berita Terkait
-
Lingkar Dada dan Cup yang Pas dengan Payudara! Pahami Cara Mengetahui Ukuran Bra
-
Cuma Rp300 Ribu! Banyak Fitur, Smartwatch Olike Horizon W12
-
Timnas U-20 Indonesia Vs Vietnam! Tribune Utara dan Selatan Stadion GBT Full Koreografi
-
Moms, Butuh Me Time? Simak Tipsnya Bagi Para Ibu
-
Jangan Ragu para Wanita! 6 Manfaat Alat Getar Seks
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement