TANTRUM - Pada 19 September ini, publik akan melihat upacara megah yang belum terlihat lagi sejak pemakaman kenegaraan Winston Churchill, hampir 60 tahun silam di Inggris.
Dilansir BBC Indonesia, setelah selama empat hari disemayamkan, jenazah mendiang Ratu Elizabeth II akan memulai perjalanan terakhirnya. Istana Buckingham mengatakan mendiang Ratu telah menambahkan beberapa rincian dalam acara pemakamannya.
Ratu Elizabeth II dimakamkan bersama mendiang suaminya, Pangeran Philip, di kapel Raja George VI yang berlokasi di dalam Kapel St George.
Rangkaian acara pemakaman kenegaraan akan diawali dengan ibadah di Westminster Abbey yang dihadiri ribuan orang. Acara kemudian berakhir dengan ibadah di Kastil Windsor yang dihadiri lingkaran dalam Keluarga Kerajaan Inggris.
Berikut detik detik pemakaman Ratu Inggris Raya ini.
06.30
Berakhirnya empat hari persemayaman di Westminster Hall yang berada di jantung Kota London.
08.00
Pintu Westminster Abbey akan dibuka bagi para tamu undangan untuk menghadiri ibadah pemakaman yang dimulai pukul 11.00 waktu setempat.
Baca Juga: IM3 gelar PESTAPORA 2022, Kampanyekan Jaringan Baru
Sejumlah kepala negara dari berbagai belahan dunia telah tiba di London untuk menghadiri ibadah tersebut sekaligus mengenang kehidupan dan jasa-jasa sang Ratu. Para politisi senior dan mantan perdana menteri Inggris juga akan hadir.
Para anggota keluarga kerajaan dari beragam negara di Eropa, yang sebagian punya pertalian darah dengan Ratu Elizabeth II, akan hadir. Mulai dari Raja Philippe dan Ratu Mathilde dari Belgia, sampai Raja Felipe dan Ratu Letizia dari Spanyol.
10.44
Upacara dimulai dengan pengangkatan peti jenazah Ratu Elizabeth II dari catafalque—tempat persemayamannya sejak Rabu (14/09) sore. Peti kemudian dibawa ke Westminster Abbey untuk ibadah pemakaman.
Peti jenazah akan dibawa menggunakan Kereta Meriam Kerajaan yang ditarik 142 kelasi. Kereta itu terakhir kali dilihat pada 1979 untuk pemakaman paman Pangeran Philip, Lord Mountbatten, dan pernah juga digunakan untuk pemakaman ayahanda sang Ratu, George VI pada 1952.
11.00
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Samsung Galaxy A18 Muncul di Server Uji, Bawa AMOLED dan One UI 9 Sekaligus
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman
-
Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial