/
Rabu, 21 September 2022 | 21:22 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ((SuaraJogja.id - Hiskia Andika))

TANTRUM - Loyalis Puan Maharani membentuk Dewan Kolonel. Manuver ini dilakukan sejumlah Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan seperti Johan Budi dan Trimedya Panjaitan.

Beragam tanggapan muncul pada keberadaan Dewan Kolonel ini, termasuk dari Immanuel Ebenezer selaku Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania. Immanuel mengaku siap membentuk Dewan Kopral sebagai tandingan Dewan Kolonel PDIP.

Immanuel menyampaikan lewat keterangan suara yang diunggah di kanal YouTube Kompas.com. Ia mengklaim Dewan Kopral akan diisi oleh para pendukung dan loyalis sang Gubernur Jawa Tengah.

"Kalau elite (PDIP) bisa membentuk Dewan Kolonel, kita akan bikin Dewan Kopral. Seluruh komponen pendukung Mas Ganjar, entah itu dari kiai, mahasiswa, guru, tani, kita akan membentuk Dewan Kopral," tegas Immanuel, dikutip Suara.com pada Rabu (21/9/2022).

Dewan Kolonel diniatkan untuk meningkatkan elektabilitas Puan Maharani menjelang Pemilihan Presiden 2024. Sementara Dewan Kopral juga siap menghimpun suara sebanyak-banyaknya bagi Ganjar.

Immanuel menyatakan Dewan Kopral siap diresmikan dalam waktu dekat. Rencana pembentukan Dewan Kopral oleh para pendukung Ganjar ini tentu turut menyita perhatian. 

Apalagi karena Ganjar-nya sendiri yang sampai saat ini belum blak-blakan mengaku siap mencalonkan diri di Pemilu 2024.

Ganjar Pranowo Disebut Anak Kos di PDIP

Kelanjutan karier politik Ganjar Pranowo ke depan pun belum bisa diterka. Ia memang punya banyak pendukung, namaun banyak yang meyakini Ganjar tidak akan didukung oleh partainya sendiri.

Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu NIKI - High School in Jakarta

Terlebih Ganjar absen di agenda konsolidasi pemenangan PDIP di Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, agenda yang dihadiri langsung oleh Puan Maharani.

Fenomena ini mendapat perhatian Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Adi menilai tidak wajar bila Ganjar tidak diundang di acara partainya sendiri, apalagi yang berbasis di Jateng.

"Ganjar dianggap kemajon, mendahului, berlebihan, terutama bagi elit PDIP yang ingin Puan maju. Ini babak lanjut dari celeng versus banteng, Mas Ganjar tetap dianggap anak kos-kosan di partainya sendiri," jelas Adi.

Puan Maharani Setujui Dewan Kolonel 

Pembentukan Dewan Kolonel yang sejauh ini telah diikuti oleh 12 nama Anggota DPR F-PDIP rupanya sudah disepakati oleh Puan Maharani.

"Inisiatif ini sah-sah saja selama dibangun dengan didasari semangat gotong royong," tutur Puan Maharani dalam keterangannya, Rabu (21/9/2022).

Puan Maharani menyambut baik pembentukan Dewan Kolonel yang bisa membantu menyelesaikan tugas-tugas kepartaian berkaitan dengan menghadapi Pemilu 2024.

"Instruksi dari Bu Ketum adalah semua kader, simpatisan, struktural partai harus mempersiapkan diri untuk menyongsong tahun 2024. Turun ke lapangan, turun ke bawah untuk bertemu dengan rakyat," ujar Puan.

Dewan Kolonel sendiri dinyatakan dibentuk berdasarkan keinginan pribadi para anggotanya. "Ini enggak ada kaitannya sama DPP lho ya. Tapi kami di Fraksi ada sekelompok orang, ingin menjadi timnya mbak Puan untuk persiapan Pilpres itu," kata Johan Budi selaku pencetus Dewan Kolonel, Selasa (20/9/2022).

Johan Budi mengaku akan mematuhi apapun keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri nanti. "Kita sudah prepare duluan kalau misalnya nanti mbak Puan yang ditunjuk, tim ini sudah siap," pungkasnya.

Load More