TANTRUM - Pinocchio telah hadir di Disney + Hotstar , film yang dapat dikatakan merupakan proyek Robert Zemeckis ini membawa penonton usia dewasa kembali ke masa kecil , saat animasinya menjadi salah satu tontonan wajib. Robert Zemeckis hadir sebagai sutradara serta penulis film ini
Pinocchio versi live action atau komedi animasi kali ini menghadirkan para aktor ternama antara lain Joseph Gordon Levitt (sebagai pengisi suara Jiminy Cricket), Tom Hanks (Geppetto), Benjamin Evan Ainsworth ( sebagai pengisi suara Pinocchio).
Pada tahun 1940, dicuplik dari Cinemags, Minggu, 25 September 2022, Pinocchio versi animasi dibuat oleh Disney dan saat itu seakan menjadi tontonan wajib bagi setiap anak-anak dan keluarga.
Kemudian oleh Robert Zemeckis tetap dipertahankan aura animasi tahun 1940 ini lalu menambahkan lagu-lagu baru dan juga referensi budaya pop ke dalam versi live action ini.
Baiknya trailer berikut ini dilihat terlebih dahulu. Berikut linknya https://youtu.be/GBgyVY_ClzQ.
Lagu khas yang berjudul Wish Upon a Star pun, menjadi lagu yang selalu mengajak agar penonton untuk mengajukan permintaan pada bintang yang jatuh. Celotehan seekor jangkrik yang terkaget-kaget akan kehadiran sosok peri pun membawa penontonnya ke alur kisah lebih lanjut.
Lalu baiknya kita pun melihat trailer versi tahun 2022 ini. Berikut linknya https://youtu.be/imv03rS6Vb0.
Bagikan “pinang dibelah dua”, secara selintas tampilan animasi dengan live action sangatlah mirip.
Hal pertama inilah yang membuat kagum dan kemudian beranjak pada hal-hal lain yang ditawarkan yaitu penampilan dan referensi budaya pop yang saat ini sedang menjadi viral, antara lain kesamaan hak ataupun dapat dikatakan edukasi akan parenting masa kini.
Baca Juga: Mau Jajanan Murah? Datang saja ke Antapani Festival Bandung
Ini seolah dipertegas, dengan merubah sosok peri biru dengan mempekerjakan aktris Cynthia Erivo , dan kemudian adegan demi adegan pun hadir kembali dengan lebih membawa banyak referensi tersebut, menghasilkan tampilan yang agak campur aduk dan membingungkan.
Nampaknya Robert Zemeckis , ingin memperkenalkan sesuatu yang mampu menimbulkan kontroversi bagi penonton usia dewasa yang pernah menonton versi animasinya.
Bagi penonton usia muda, perubahan yang diberikan oleh Robert Zemeckis, cenderung merupakan sesuatu hal yang wajar dan tiada banyak menimbulkan rasa keheranan yang berarti.
Kekuatan film sebagai corong pesan bagi penontonnya, dipergunakan secara habis-habisan oleh sang sutradara.
Apabila rasa kaget telah berlalu, marilah diperhatikan lagi secara lebih seksama, bagaimana versi live action ini sangatlah menyerupai dunia animasi, seolah yang hadir di hadapan adalah animasi bukanlah versi live action. Ini merupakan salah satu pencapaian industri film yang sangat luar biasa.
Mengikuti versi animasinya, sosok jangkrik Jiminy Cricket sebagai “kesadaran” Pinocchio, menjadi narator saat diperlukan dan menjelaskan lebih lanjut akan hal-hal yang tak mampu ditampilkan secara visual, membimbing pula agar kisah tetap sejalan dengan versi animasinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Sadis! Pemuda Tewas di Biliar Grogol Sengaja Dijatuhkan dari Lantai 2 usai Cekcok Mabuk Miras
-
Bapenda Banten Endus Akal-akalan Perusahaan Air Kemasan Pakai Tarif Rumah Tangga
-
Harga Pertamax Rp16.250: Akankah Layanan GoRide Hemat Segera Dihapus?
-
Tingkatkan Budaya Tertib Jalanan, Satlantas Polresta Solo Sapa Komunitas Motor
-
Modal Rp5 Miliar Tagih Rp44 Miliar, Tiga ASN Kemendag Didakwa Korupsi Gerobak Rp39 M
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Ulasan Dating in the Kitchen, Drama Kuliner yang Dibintangi Zhao Lusi
-
Dokumenter Rachel Nickell: Skandal Salah Tangkap Paling Kontroversial di Inggris, Baru di Netflix
-
5 Tahanan Kejari Pekanbaru yang Kabur Sudah Ditangkap, Satu Masih Dicari
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara