TANTRUM - World Health Organization (WHO) dan UNICEF merekomendasikan ibu memberikan ASI eksklusif atau menyusui selama enam bulan sejak bayi dilahirkan.
Setelahnya, bayi bisa diberikan makanan pendamping ASI sambil ibu tetap melanjutkan menyusui hingga anak berusia 2 tahun atau lebih.
Dalam proses tersebut, apa yang bisa para Ayah lakukan untuk mendukung keberhasilan pasangan dalam menyusui? dr. Ario W. Pamungkas bilang di laman Good Doctor, dicuplik Jumat, 30 September 2022, dukungan bisa dilakukan bahkan sebelum ibu mulai menyusui.
Yuk, cari tahu apa saja bentuk dukungan tersebut:
1. Melakukan pembekalan diri
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa para Ayah perlu dilibatkan dalam mempelajari proses menyusui atau hal yang berkaitan dengan ASI.
Pria juga umumnya membutuhkan informasi berbasis data yang dapat dijadikan panduan mendukung pasangan untuk menyusui. Maka cobalah banyak mempelajari atau mencari tahu tentang manfaat menyusui.
Ayah juga dapat mengajak pasangan untuk mengikuti kelas menyusui, agar mendapatkan penjelasan dari ahli.
2. Ikut terlibat dalam keputusan memberikan ASI
Baca Juga: 21 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan
Jika pasangan memutuskan untuk memberikan ASI, tidak ada salahnya Ayah menunjukkan dukungan atas keputusan tersebut. Pasangan akan merasa lebih yakin jika Ayah juga mendukungnya.
Jika belum sepenuhnya paham dengan keputusan menyusui, Ayah bisa mengajak pasangan bertemu dengan ahli laktasi untuk bertanya-tanya seputar manfaat menyusui, serta bertanya tentang dukungan yang bisa diberikan.
3. Pahami jika menyusui juga butuh proses penyesuaian
Orang akan berpikir memberikan ASI adalah hal yang alami, meski begitu ibu dan bayinya juga butuh waktu penyesuaian.
Ada ibu yang langsung lancar memberikan ASI setelah melahirkan, namun ada juga yang membutuhkan waktu.
Setidaknya dibutuhkan waktu enam minggu pertama bagi ibu untuk bisa menyesuaikan diri. Dalam proses ini, ayah bisa memberikan dukungan dengan menawarkan bantuan saat ibu kelelahan atau kerepotan dengan proses menyusui.
Ayah juga harus memahami bahwa selain berusaha menyesuaikan diri untuk menyusui, saat itu ibu juga masih dalam masa pemulihan setelah melahirkan. Bantuan dan dukungan akan sangat berarti bagi ibu.
4. Membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga
Jika ibu sedang sibuk-sibuknya menyusui bayi, tidak ada salahnya Ayah memberikan dukungan dengan cara membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Atau Ayah bisa meringankan beban ibu dengan membuatkan makanan kesukaan ibu atau memberikan pijatan di punggung ibu.
Dikutip dari Kemkes.go.id, rajin memijat punggung ibu atau pijat oksitosin dapat membantu melancarkan ASI.
5. Mendengarkan keluhan pasangan
Setelah melahirkan, ibu mungkin akan berkeluh-kesah tentang pengalamannya saat menyusui. Ada beberapa ibu menyusui yang mengalami masalah, misalkan mengalami mastitis atau tersumbatnya saluran ASI, hingga ASI tidak bisa keluar.
Sebagai Ayah yang siap mendukung, selalu dengarlah keluh kesah pasangan. Jika diperlukan, ajak pasangan untuk meminta bantuan dari konsultan laktasi atau penyedia jasa layanan kesehatan terkait.
6. Membantu mengurus bayi
Ayah memang tidak bisa memberikan ASI, tapi Ayah juga bisa ikut merawat bayi selama masa menyusui. Misalnya dengan membantu menggendong bayi setelah menyusui.
Ayah juga bisa bergantian menjaga dan merawat bayi, sementara ibu bisa beristirahat atau melakukan kegiatan lainnya. Kebersamaan bersama bayi juga akan membuat ikatan Ayah dan anak semakin kuat.
7. Ada untuk menemani pasangan dan bayi
Meski tidak bisa menemani selama 24 jam, setidaknya usahakanlah Ayah ada di saat-saat pasangan menyusui si kecil.
Dilansir Mayo Clinic, tidak apa-apa jika Ayah tidak melakukan apapun. Ayah cukup duduk di dekat ibu dan menikmati momen kebersamaan itu.
Jika perlu, Ayah bisa memberikan kenyamanan lebih saat pasangan menyusui. Misalkan memberikan bantal, selimut atau membuatkan minuman yang bisa menemaninya selama menyusui si Kecil.
Demikian beberapa hal yang Ayah bisa lakukan untuk mendukung keberhasilan ibu yang sedang menyusui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Huawei Nova 14i Diluncurkan di Hong Kong, Andalkan Chipset Snapdragon 680 dan Penyimpanan 256 GB
-
QJMOTOR Bawa Lini Motor Terbaru dan Teknologi Pintar RiderPro di IIMS 2026
-
Gubernur Khofifah Tak Hadiri Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Ini Permintaannya ke KPK
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Jejak Dejan Antonic di Persita Tangerang, Lawan Semen Padang FC Akhir Pekan Ini
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Pesulap Merah Akui Poligami, Istri Keduanya Ratu Rizky Nabila
-
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
-
Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra, Bomber Timnas Indonesia yang Siap Taklukkan Cuaca Panas