TANTRUM - Di Indonesia motor listrik sudah cukup banyak beredar dipasaran, sebagian besar merek pendatang baru.
Soal harga, dan spesifikasinya tentu berbeda-beda, namun model, atau desainya didominasi skuter matik.
Beberapa motor listrik yang dipasarkan oleh brand-brand baru itu diklaim buatan lokal, atau rakitan lokal di mana komponen utamanya seperti baterai, atau dinamo masih didatangkan utuh dari China.
Seperti halnya Volta, motor pelahap seterum yang mereka jual adalah rakitan Semarang, Jawa Tengah, di mana beberapa komponennya masih berstatus impor.
Dicuplik dari laman 100kpj, setelah suskes melahirkan Volta 401 beberapa tahun lalu, brand lokal tersebut kembali melebarkan sayapnya dengan merilis produk terbaru.
Motor matik bertenaga listrik terbarunya itu diberi nama Mandala. Volta Mandala untuk pertama kalinya resmi diluncurkan dalam ajang Indonesia Electric Motor Show, atau IEMS 2022 di JCC Senayan, Jakarta.
Motor listrik bergaya retro tersebut sekilas mirip Vespa, mulai dari desain lampu depan, bodi depan, dan dashboard hinggga pijakan kakinya. Bodi belakang yang membulat juga mirip, sekilas seperti Vespa Primavera.
Pabrikan motor listrik asal Jawa Tengah itu menyebut nama produk terbarunya itu diambil dari salah satu karakter pahlawan fiksi ciptaan naka bangsa di Bumi Langit.
Ada beberapa nama dalam sebuah film aksi seni bela diri tersebut, selain Mandala Golok Setan, ada Godam & Tira, Gundala Putra Petir, Patriot Taruna, Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu, dan lain-lain.
Baca Juga: Resmi Batal! Penghapusan Honorer 2023 Ditangguhkan
Chief Executive Officer Volta, Iwan Suryaputra mengatakan, sebagai upaya dalam memperkenalkan motor listrik yang lebih ramah lingkungan pada masyarakat, Volta selalu berusaha untuk hadir di setiap kesempatan.
“Kali ini kami merasa senang berkesempatan hadir dalam ajang IEMS 2022, di mana selain kembali menunjukan Volta 401, kami juga memperkenalkan Volta seri Mandala sebagai inovasi varian model terbaru,” ujar Iwan dikutip dari keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Tidak ada informasi terkait hak cipta dari desain motor listrik tersebut. Volta Mandala dibekali dua baterai jika ditotal, jarak tempuhnya bisa mencapai 130 kilometer. Kecepatan maksimalnya 55 kilometer per jam.
Motor listrik tersebut dibanderol Rp18,500 juta on the road Jakarta, lebih mahal dari Volta 401 yang saat ini hanya dijual Rp12 jutaan termasuk program promo yang diberikan selama IEMS 2022.
Bahkan harga Mandala jauh lebih murah dibandingkan Vespa dengan mesin konvensional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
-
Menko Yusril Beberkan Alasan Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Bisa Masuk Peradilan Umum
-
Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Tunjangan Bupati-Wakil Bupati Siak Dipangkas, Tapi Anggaran Rumah Dinas Naik
-
OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG
-
Duh! Guru dan Murid di Blora Jadi Korban Investasi Bodong, Ini 7 Faktanya
-
Serial The Facade of Love Resmi Diproduksi, Netflix Ungkap Para Pemeran
-
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'