TANTRUM - Setelah lebih dari dua tahun membatasi kedatangan, pemerintah Jepang akhirnya akan membuka penuh untuk tujuan pariwisata internasional.
Mulai tanggal 11 Oktober mendatang, pemerintah akan kembali menerapkan bebas visa dan perjalanan independen.
Dilansir Timeout, dicuplik dari Japanese Station, Jumat, 30 September 2022, batas masuk harian juga akan dihapus bersama dengan skema klasifikasi negara merah, kuning dan biru. Namun beberapa informasi baru akan disampaikan oleh pemerintah pada saat publikasi.
Ini merupakan salah saru kemajuan yang besar, mengingat hingga tanggal 10 Oktober, protokol masuk yang harus diikuti pelancong akan tergantung dari negara asal mereka yang dilihat berdasarkan kategori merah, kuning, atau biru.
Namun, menurut Nikkei, Jepang akan membuang sistem klasifikasi negara bersama dengan persyaratan karantina saat dibuka kembali.
Wisatawan yang datang dari negara-negara yang sebelumnya dianggap berisiko tinggi untuk Covid-19 tidak lagi diwajibkan untuk dikarantina.
Hanya pelancong yang mengalami gejala Covid-19 yang akan menjalani tes PCR pada saat kedatangan.
Perjalanan dadakan kembali aktif karena wisatawan tidak perlu memesan akomodasi dan tiket pesawat melalui agen perjalanan mulai tanggal 11 Oktober.
Ini juga berarti wisatawan tidak perlu lagi mendapatkan sertifikat melalui Entrants Returnees Follow-up System (ERFS).
Baca Juga: 6 Mobil Terlaris di Dunia
Sebelumnya, Jepang menangguhkan perjanjian pembebasan visanya untuk sebagian besar negara, namun pemerintah akan mengizinkan perjalanan bebas visa lagi mulai tanggal 11 Oktober.
Pemegang paspor salah satu dari 68 negara dan wilayah yang ditunjuk oleh Kementerian Luar Negeri tidak akan lagi diperlukan untuk mengajukan permohonan visa turis.
Pada bulan September, Jepang mengubah aturan masuk untuk mengecualikan pelancong yang divaksinasi penuh (termasuk dosis booster) dari tes PCR sebelum kedatangan.
Pelancong yang tidak divaksinasi akan diminta untuk menyerahkan tes PCR negatif 72 jam sebelum berangkat ke Jepang.
Jepang juga memperluas daftar vaksinasi Covid-19 yang valid agar sejalan dengan yang disetujui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia.
Jadi selain vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Janssen, Bharat Biotech, dan Novavax, Jepang akan menerima vaksin Sinopharm, Sinovac, dan Convidecia mulai tanggal 11 Oktober.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Baskara Putra Alami Kelelahan Ekstrem hingga Pingsan di Pesawat, Sempat Dipaksa Tampil
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang
-
Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar
-
Tidak Lagi Ingin Awet Muda, Tren Kecantikan Beralih Jadi Menua dengan Sehat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Belanja Bulanan di Grand Lucky? Jangan Lupa Klaim Paha Ayam Gratis dari BRI!
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos