TANTRUM - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menjadi salah satu pembicara pada helatan West Java Investement Summit (WJIS) 2022, di The Trans Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.
Tahun ini tema yang diusung 'Green Investment: Food Security and Renewable Energy - Securing The New Future.' Mengacu pada investasi hijau berkelanjutan berfokus pada ketahanan pangan serta transisi energi menuju energi baru dan terbarukan.
Pada tema ketahanan pangan, Sekda Jabar mamaparkan kondisi sejumlah bahan pokok di Jabar. Misalnya beras, daging ayam, jagung, cabai rawit, cabai merah, hingga bawang merah, ada pada kondisi surplus dimana ketersediaannya lebih besar dari pada kebutuhan.
Sementara gula pasir, daging sapi, dan minyak sayur, juga pada kondisi aman dengan jumlah ketersediaan yang lebih banyak dari pada kebutuhan masyarakat. Adapun telur, dan bawang putih ada pada kondisi defisit, yang mana kebutuhan lebih besar dibanding ketersediaan.
Sekda Setiawan menuturkan bahwa ketahanan pangan di Jabar juga dipengaruhi sejumlah faktor. Seperti misalnya kondisi lahan dan topografi. Apalagi saat ini lahan pertanian berebut dengan pesatnya perkembangan industri dan perumahan.
Kondisi ini ditambah mayoritas kepemilikan lahan dan ternak yang rendah. Sehingga pengembangan area budidaya menjadi terbatas. Terkait stabilitas pasar yang mana biasanya petani maupun peternak punya akses yang terbatas untuk memasarkan produknya.
Di samping itu konsumsi daging dan sayuran masyarakat juga masih kurang. Begitu pula ongkos produksi pada beberapa titik yang relatif masih mahal.
Kemudian, sumber daya manusia. Kapasitas petani dinilai masih rendah untuk dapat meningkatkan produktivitas. Adapun para petani kebanyakan pada usia lanjut, begitupun latar belakang pendidikan yang masih relatif rendah.
"Biasanya di atas lima puluh tahun, maka diperlukan regenerasi dengan angkatan yang lebih profuktif," kata Setiawan, ditulis Jumat, 7 Oktober 2022.
Sementara permasalahan pada kebijakan ketahanan pangan, ditemui masih rendahnya perlindungan bagi para petani, serta modal kerja terbatas.
Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi dan Gamalama Harus Diwaspadai
Adapun strategi untuk pemenuhan kebutuhan pangan, Jabar telah menetapkan sejumlah kebijakan ketahanan pangan.
"Di antaranya seperti peningkatan kapasitas produksi pertanian, pengembangan lahan pertanian, dan memperluas area tanam," ucap Setiawan.
Kebijakan selanjutnya, yakni diversifikasi pertanian, termasuk diversifikasi pangan lokal, hingga pemanfaatan pekarangan rumah dan lahan tak terpakai untuk pertanian.
Selanjutnya yakni penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, dengan pembangunan lumbung pangan mandiri berbasis desa, serta penguatan sistem logistik pangan untuk stabilitas pasokan dan harga pangan.
Tak kalah penting yakni pengembangan pertanian dan peternakan modern.
"Dengan pengembangan smart farming, koperasi petani, pemanfaatan teknologi digital, juga peningkatan produksi untuk peternakan," ucap Setiawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Shio yang Ciong pada 10 Mei 2026, Ada yang Rentan Konflik dan Keuangan Bocor
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Berapa Gaji di Kapal Pesiar? Ini Daftar Lengkap Beserta Posisi dan Tunjangannya 2026
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Hen Pokak Kabur, Berujung Aksi Pembakaran Rumah Bandar Narkoba di Rokan Hilir
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
Bikin Video Berakhir Insiden Berdarah, Cinta Laura Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer