TANTRUM - Penayangan film pahlawan Indonesia, Sri Asih di seluruh Indonesia diundur dari jadwal. Pengunduran dilakukan karena belum selesainya proses finishing film. Para penikmat film layar lebar pun kecewa dengan pengunduran jadwal ini.
Pengumuman pengunduran jadwal disampaikan sang sutradara, Upi melalui akun resmi instagram @sriasihmovie.official.
Dalam suratnya itu, Upi, berkata ditundanya penayangan film itu diakibatkan oleh melesetnya perkiraan finishing film.
“Teman-teman tersayang, terima kasih saya tak terukur untuk dukungan teman-teman. Dorongan kalian ke saya untuk memberikan yang terbaik dalam segala aspek di film ‘Sri Asih’ adalah motivasi utama saya dalam mengerjakannya,” tulis Upi pada Selasa, (11/10) di Jakarta.
Upi menjelaskan mendekati jadwal tayang, film Sri Asih membutuhkan sedikit waktu tambahan untuk editing agar kualitas terbaik.
Film ini seharusnya tayang pada 6 Oktober 2022 di seluruh bioskop Indonesia. Namun diundur jadi 17 November 2022.
Dirinya dan tim, lanjut Upi sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa menyelesaikan film Sri Asih sesuai tanggal rilis. Akan tetapi waktu tidak memungkinkan, hingga rilis film Sri Asih harus ditunda.
Ia melanjutkan dirinya bisa saja meluncurkan film apa adanya. Namun langkah ini diurungkan lantaran ia tidak ingin mengecewakan dedikasi seluruh pemain dan kru yang bertugas.
“Hasilnya nanti tidak sempurna. Akan jadi pengkhianatan bagi para kru dan pemain yang telah memberikan yang terbaik dari diri mereka. (Ditambah) pengkhianatan bagi kepercayaan teman-teman yang telah teman-teman berikan kepada saya,” lanjutnya.
Baca Juga: 8 Tips Menghindari Betis Besar
“Komitmen untuk memberikan yang terbaik. Ini yang membuat saya hari ini dengan sangat sangat berat memberitahukan bahwa saya tidak akan bisa merilis ‘Sri Asih’ pada 6 Oktober,” tuturnya.
Sutradara beken ini menegaskan sejak awal mempersiapkan film ini dengan sangat sempurna dan tidak terburu-buru.
Salah satunya turut melatih pemeran utama film, Pevita Pearce (Sri Asih) latihan bela diri selama tiga bulan. Pevita diminta membentuk otot dan berlatih bela diri karena 80 persen film berisi adegan bela diri.
Awalnya Sri Asih dijadwalkan untuk tayang pada November 2020. Namun diundur karena pandemi Covid-19. Sang pemeran utama Pevita otomatis mempersiapkan diri bermain di film ini selama 3 tahun.
Sri Asih adalah film patriot asli Indonesia garapan Jagat Sinema Bumi Langit. Film ini merupakan sekuel kedua setelah Gundala.
Dibintangi oleh Christine Hakim (Mariani). Reza Rahadian (Jatmiko), Pevita Pearce (Sri Asih/ Alana). Juga diperankan aktor Dimas Anggara (Kala), Jefri Nichol (Tangguh), Surya Saputra (Prayogo).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak