TANTRUM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan keputusan soal calon presiden (capres) merupakan kewenangan penuh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ganjar menegaskan dirinya merupakan kader PDIP.
"Capres opo? Wong aku iki PDI Perjuangan. Nggon PDI Perjuangan capres kui urusane Bu Mega (Capres apa? Aku ini PDI Perjuangan. Di PDI Perjuangan capres itu urusannya Bu Mega)," kata Ganjar kepada wartawan di sela pembukaan Kabupaten Semarang Expo (KASMEX) di Lapangan Panglima Besar Sudirman Ambarawa, dikutip dari detikJateng, Kamis (20/10).
Nama Ganjar memang kerap berada di posisi teratas dalam berbagai survei nasional. Pada Selasa (18/10), ia sempat menyatakan kesiapannya maju sebagai capres.
Ganjar menjelaskan semua anggota partai harus siap jika memang diusung menjadi presiden. Ganjar menyebut setiap partai pasti memilih anak-anak bangsa terbaik yang bisa memimpin Indonesia ke depan.
Namun, dia menegaskan, urusan capres PDIP akan ditentukan Megawati.
"Kabeh wis reti, kui urusane Bu Mega (Semua sudah tahu, urusan capres adalah urusan Bu Mega). Wis (sudah) keputusan kongres," jelasnya.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto pun memastikan Megawati belum memberikan restu kepada siapa pun untuk maju sebagai calon presiden.
Hasto mengatakan Mega akan mengumumkan capres pada waktu yang tepat. Hingga saat itu tiba, semua kader PDIP diminta untuk membantu rakyat di tengah krisis ekonomi.
"Ya, namanya saja belum diumumkan. Restu itu nanti dengan seperti dulu ketika Bu Mega memutuskan dan dengan tulisan tangan beliau itu memutuskan untuk menetapkan Pak Jokowi sebagai capres pada tahun 2014," kata Hasto saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (19/10).
Baca Juga: Mengenakan Outfit Selaras, Saat Putri Candrawathi Jalani Sidang
source: CNN Indonesia
Berita Terkait
-
Mengenakan Outfit Selaras, Saat Putri Candrawathi Jalani Sidang
-
Jadi Suvenir Resmi KTT G20, Ini Dia Empat Merek Kriya asal Jabar
-
Waspada! Jawa Barat akan Diguyur Hujan Lagi
-
Muslim Uighur Tidak Bebas Melaksanakan Ibadah
-
Kapuspen hingga Pangkoarmada RI, Jenderal Andika Naikkan Pangkat 49 Perwira Tinggi TNI
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis