TANTRUM - Ingin merayakan Tahun Baru di Scramble Crossing Shibuya, Jepang tahun ini? Tunda dahulu saja rencananya.
Setelah dua tahun tanpa perayaan, sayangnya ada kabar buruk nih untuk warga Tokyo maupun kalian yang telah memesan perjalanan ke Tokyo demi bisa merayakan liburan Tahun Baru di salah satu persimpangan terpadat di dunia ini.
Dilansir dari Tokyohive, pihak penyelenggara telah memutuskan untuk kembali membatalkan acara perayaan Malam Tahun Baru untuk tahun ini.
Jika alasan pembatalan dua tahun terakhir dikaitkan dengan pandemi Covid-19, pengumuman tahun ini justru sedikit abu-abu, karena hanya mengacu pada keadaan.
Namun, menurut Asahi Shimbun, penyelenggara membatalkan acara tersebut karena banyaknya orang yang diperkirakan akan mengunjungi daerah tersebut, yang akan menyulitkan untuk menjaga jarak sosial dan mencegah infeksi Covid-19.
Distrik Shibuya jadi salah satu wilayah di pusat kota Tokyo yang terkenal akan kesibukan dan kepadatannya.
Salah satunya adalah Scramble Crossing Shibuya, yang juga terkenal di dunia sebagai salah satu tempat paling populer di Tokyo untuk merayakan Malam Tahun Baru.
Acara ini diadakan setiap tahun antara 2016 dan 2019 dan menarik lebih dari 100.000 pengunjung setiap tahun dari Jepang dan seluruh dunia, yang berkumpul untuk menonton hitungan mundur di layar besar yang ada di sekitarnya.
Semoga penyelenggara dan pejabat Shibuya akan membawa kembali acara paling populernya ini di tahun depan.
Baca Juga: 24 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Hujan
source: Japanesestation
Berita Terkait
-
Nako Yabuki Lulus dari HKT48
-
Dengan Inovasi! Tingkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa
-
Pemalsu Data Pribadi Diancam Denda hingga Rp6 Miliar
-
Cegah Polarisasi saat Pemilu 2024, Satgasus Siber Dibutuhkan oleh Bawaslu
-
Konversi Sebagian Pendapatan Migas, Komitmen ADPMET Suarakan Aspirasi Daerah Penghasil
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga