TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara layanan keuangan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat sinerginya dengan berbagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), untuk memperkuat inovasi layanan keuangan digital.
Sinergi terutama akselerasi transformasi digital guna memberikan layanan keuangan digital bagi nasabah BPD dan bersama membangun ekosistem daerah dengan investasi yang lebih efisien serta mendukung BPD untuk penetrasi bisnis ke pasar global.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, adaptasi masyarakat Indonesia terhadap perkembangan digitalisasi saat ini semakin meningkat dan secara langsung akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi.
"Ekonomi keuangan digital Indonesia akan bertumbuh dan meningkat hingga mencapai 360 miliar dolar AS pada 2030. Tingginya angka tersebut diperkuat penetrasi internet yang tinggi serta semakin meratanya konsumen digital, bukan hanya penduduk kota besar tetapi mulai masuk ke penduduk daerah. Indonesia diperkirakan bertumbuh rata-rata mencapai 22 persen per tahun," ujar Destry.
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Slamet Edy Purnomo mengungkapkan, pentingnya BPD memperkuat kolaborasi dengan bank umum seperti yang sedang dilakukan oleh BNI, antara lain untuk dapat mengoptimalkan potensi perekonomian digital di daerah.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebutkan peningkatan transformasi digital di sektor perbankan sangat diperlukan untuk menggarap berbagai peluang serta mampu menjawab tantangan saat ini, baik melalui digitalisasi ekonomi maupun interkonektivitas global yaitu salah satunya terkait sistem pembayaran lintas negara.
BNI sebagai salah satu dari 10 perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar saat ini sangat terbuka untuk melalukan berbagai kolaborasi. Pada triwulan III 2022 BNI mencetak pendapatan operasional sebelum pencadangan atau Pre-Provision Operating Profit (PPOP) sebesar Rp25,8 triliun atau total aset sebesar Rp943,6 triliun.
Saat ini BNI terlihat gencar menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai BPD di hampir seluruh Indonesia. Sejauh ini BNI telah bekerja sama dengan beberapa BPD dalam perluasan jaringan, antara lain Bank Sumut, Bank Jateng, Bank Papua, BPD Bali, Bank Jateng, Bank Jatim, Bank Sulut Go, Bank Kalsel, Bank Kaltimtara, Bank Kalbar, Bank Bengkulu, Bank Nagari, Bank DKI, dan Bank NTB Syariah.
"BNI sebenarnya sudah lama menjalin kerja sama dengan berbagai BPD terutama dalam hal peningkatan kapabilitas dan kerja sama treasury seperti money market line. Sinergi ini yang kemudian kami perluas dan perkaya dengan berbagai solusi keuangan yang lebih komprehensif dari BNI grup termasuk perusahaan anak kami," ungkap Royke.
Ia menuturkan sinergi BNI dengan BPD dapat mengoptimalkan kerja sama yang telah lama terjalin dengan semangat percepatan transformasi digital dan memperkuat penetrasi ke pasar global.
Baca Juga: Jelang Piala AFF 2022, Egy Maulana Vikri: Kami Harus Lebih Kompak dan Satu Tujuan
"Sinergi BNI dengan BPD secara umum meliputi kerja sama produk dan layanan untuk consumer banking, business banking dan treasury, serta peningkatan kapabilitas lainnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember