TANTRUM - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat dalam hal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi mengatakan, biasanya tingkat kepercayaan publik pada Kejagung berada paling bawah.
Namun, dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI), Korps Adhyaksa kini berhasil mengalahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kejaksaan awalnya di antara lembaga penegak hukum paling rendah, sekarang paling tinggi di antara lembaga penegak hukum. Ini trennya," kata Burhanuddin Muhtadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan hasil survei, KPK pernah berada di posisi dua sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Bahkan, dalam survei KPK sempat mengalahkan Presiden Joko Widodo sebagai pihak paling dipercaya publik. Namun, kini kondisi itu agak menurun.
Dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, sebanyak 77,2 persen responden sangat percaya dan percaya terhadap Kejagung dalam penegakan hukum.
Setelah Kejagung, posisi kedua dalam survei itu ditempati oleh KPK dengan perolehan 72,5 persen responden dan Polri di posisi ketiga dengan 62,9 persen.
Demikian juga dalam pemberantasan korupsi, Kejagung paling dipercaya dengan perolehan 74,2 persen; KPK 72,7 persen; dan Polri 59,6 persen.
Tingginya kepercayaan publik terhadap Kejagung dalam hal penegakan hukum itu cenderung stabil dari empat survei yang telah dilakukan Indikator Politik Indonesia.
Baca Juga: 2 Senjata Rahasia Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2022
Pada Agustus 2022, survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan publik pada Kejagung sebesar 78 persen; pada September 2022 mencapai 75,6 persen; pada November 2022 sebanyak 77,5 persen; dan pada Desember 2022 sebesar 77,2 persen.
Kepercayaan publik atas kinerja Kejagung dalam pemberantasan korupsi itu juga selalu tinggi dibandingkan dengan KPK dan Polri.
Pada Agustus 2022, hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik atas kinerja Kejagung sebanyak 75,4 persen; pada September 2022 sebesar 73,4 persen; pada November mencapai 73,1 persen; dan pada Desember 2022 sebesar 72,7 persen.
IPI melakukan survei pada 1-6Desember 2022 dengan melibatkan 1.220 warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pilih sebagai responden.
Survei itu dilakukan dengan didapatkan dengan metode multistage random samping, dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato
-
Lonceng Terakhir di Ruang Kelas
-
8 Tips Membuat Bekal Anak agar Lahap Makan Sayur Tanpa Drama
-
Kekayaan Soimah yang Menikahkan Aksa Uyun dan Yosika Ayumi di Pendoponya
-
Promo Indomaret 7-13 Mei 2026, Diskon hingga 30 Persen Kebutuhan Rumah Tangga
-
11 Sayuran untuk Lalapan yang Bikin Makan Lebih Nikmat dan Sehat
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor