TANTRUM - Komplek RS Lapangan Indonesia mencapai 18 tenda pelayanan kesehatan dari EMT Muhammadiyah dan PMI. Kemudian Kementerian Kesehatan serta sekitar 11 tenda pendukung ukuran besar milik BNPB, Kementerian Kesehatan, Polri, TNI, dan tiga buah tenda dormitory dari EMT Muhammadiyah. Selain tenda perlengkapan, ada alat-alat kesehatan untuk pelayanan kesehatan di masa darurat gempa bumi.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghibahkan seluruh perlengkapan rumah sakit lapangan senilai Rp2,5 miliar kepada Kementerian Kesehatan Turki seiring dengan berakhirnya penugasan 23 personil Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui MDMC yang mengelola keberadaan EMT Muhammadiyah, LazizMu, dan majelis/lembaga terkait akan terus mendukung program yang bisa dilakukan untuk kelanjutan bantuan kemanusiaan pascagempa bumi Turki," ujar Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman.
Agus mengatakan, proses hibah ini dilakukan dalam satu paket hibah Rumah Sakit (RS) Lapangan Indonesia yang diserahkan oleh Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal kepada Arif Çetin dari Hubungan Internasional Kesehatan - Kementerian Kesehatan Türkiye.
Agus memandang gempa bumi yang menelan korban meninggal sebanyak 43.556 jiwa, meruntuhkan lebih dari 6.000 apartemen, dan 150.000 tempat komersial lainnya sangatlah memerlukan penanganan yang berkelanjutan. Berakhirnya misi pelayanan kesehatan gabungan dari Pemerintah Indonesia tentu masih memerlukan penanganan lebih lanjut dengan sumber daya yang sangat besar dan perangkat yang aman menghadapi ancaman gempa susulan.
Sementara itu Dubes RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal mengatakan petugas dan dokter Ina-EMT memang mengakhiri misi medis kedaruratannya pada 27 Februari 2023. Namun, seluruh rumah sakit lapangan yang dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan Turki akan melanjutkan operasi dengan petugas dan dokter Turki hingga tiga bulan ke depan.
Menurutnya, keputusan untuk menghibahkan perlengkapan yang cukup besar nilainya ini dilakukan setelah melakukan diskusi, kajian, dan koordinasi dengan berbagai pihak baik komandan tim EMT, Dubes RI untuk Turki, Kementerian Kesehatan Turki, maupun hasil konsultasi tim EMT Muhammadiyah.
"Ketulusan Muhammadiyah untuk hadir luar biasa. Kita akan tinggalkan ini sebagai legacy kita kepada Bangsa Turki yang setiap kita membutuhkan selalu datang paling awal," ujarnya.
Baca Juga: Ashanty dan Krisdayanti Beri Ameena Kado Emas, Hadiah dari Lenggogeni Faruk Disindiri: Bener-bener
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam