TANTRUM - Aplikasi berbagi video pendek TikTok meluncurkan sejumlah fitur baru yang memungkinkan orang tua mengatur aktivitas anak dalam berselancar di TikTok.
Dalam aplikasi ini, jumlah waktu yang dihabiskan menggunakan perangkat dengan layar (screen time) jadi fokus utama.
Dengan menambahkan lebih banyak opsi kustomisasi, aplikasi itu memperkenalkan setelan-setelan baru untuk membantu remaja mengelola waktu berselancar di TikTok.
“Dalam beberapa minggu mendatang, screen time untuk setiap pengguna di bawah usia 18 tahun akan secara otomatis dibatasi menjadi 60 menit per hari,” kata Head of Trust and Safety TikTok, Cormac Keenan dalam keterangannya, Selasa (7/3).
Selain itu, TikTok juga meningkatkan fitur Family Pairing yang bertujuan untuk memperluas akses kontrol bagi orang tua.
Ia mengatakan, walaupun saat ini belum ada kesepakatan kolektif mengenai batasan screen time yang baik atau dampak dari screen time secara lebih luas, Keenan mengaku pihaknya telah berkonsultasi dengan para peneliti akademis dan pakar dari Digital Wellness Lab di Boston Children’s Hospital, untuk menentukan batasan ini.
Jika pengguna remaja telah mencapai batas screen time 60 menit, pengguna akan diminta memasukkan kode sandi untuk dapat terus menonton. Proses ini, menurut TikTok, mendorong remaja untuk membuat keputusan aktif bila ingin memperpanjang waktu penggunaan aplikasi.
Menurut hasil riset, meningkatkan kesadaran terhadap cara menghabiskan waktu dapat membantu meningkatkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan.
“Pengujian kami menemukan fitur ini membantu meningkatkan penggunaan perangkat screen time hingga 234 persen,” tambahnya.
Baca Juga: 3 Film Thriller Netflix Adaptasi Novel, Salah Satunya Tayang Akhir Pekan!
Keenan mengatakan, sejumlah fitur itu semakin memperkuat setelan keamanan TikTok bagi pengguna remaja.
Akun pengguna remaja akan disetel menjadi akun privat secara otomatis, memungkinkan mereka untuk memilih dengan baik konten yang akan mereka bagikan, serta kapan dan kepada siapa mereka membagikannya.
Fitur pesan langsung hanya tersedia untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas. Pengguna juga harus berusia minimal 18 tahun untuk menjadi host TikTok LIVE.
Bagi orang tua, Tiktok meningkatkan beberapa fitur baru dalam Family Pairing, seperti batas screen time harian khusus, dasbor screen time, dan mematikan notifikasi.
Fitur ini memungkinkan orang tua untuk mengetahui dan mengatur batasan jam anak berselancar di TikTok. Orang tua juga dapat mematikan notifikasi TikTok pada akun anak mulai jam 9 malam.
"Menurut riset terbaru kami, screen time merupakan salah satu topik paling sering didiskusikan orang tua dengan anak remaja mereka, dan kami ingin mendukung para pendamping dengan menyediakan informasi yang relevan untuk membantu mereka memandu anaknya,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik