TANTRUM - Perusahaan rintisan bidang teknologi asuransi di Asia Tenggara Qoala telah mengumpulkan dana sebesar 7,5 juta dolar AS dari putaran pendanaan seri B+. Dana ini dimaksudkan untuk memperkuat kualitas produk.
"Melalui pendanaan Seri B+ ini, kami akan semakin menyederhanakan proses kepemilikan asuransi dengan meningkatkan penawaran produk dan product experience kami," kata pendiri dan CEO Qoala Harshet Lunani.
Putaran pendanaa seri B+ Qoala yang dipimpin oleh responsAbility Investments AG, sebuah perusahaan investasi Eropa, merupakan bukti pertumbuhan omnichannel Qoala dengan kehadiran regional di Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
"Peningkatan ini akan memperkuat posisi kami seiring dengan upaya kami mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan di Asia Tenggara," kata Lunani.
Saat ini, keberhasilan perusahaan dalam menyederhanakan polis asuransi tradisional yang cenderung mahal dan rumit untuk lebih dari 8 juta pelanggan telah menghasilkan margin kontribusi yang positif dan kondisi ekonomi yang lebih baik.
Qoala juga menghasilkan peningkatan pembayaran komisi rata-rata sebesar 85 persen secara year on year pada 2022 didukung kemampuan dalam penetrasi pasar dengan menggunakan teknologi, peningkatan pengalaman produk, adanya program upskilling, serta tenaga pemasar untuk penawaran produk lebih luas bagi pelanggan.
Hingga saat ini, Qoala memegang peranan penting dalam mendorong inklusi keuangan di Asia Tenggara dengan penyediaan asuransi kendaraan bermotor, properti, perjalanan, kesehatan dan jiwa, serta manfaat sebesar 30 juta dolar AS kepada pelanggan melalui klaim asuransi.
Qoala ikut berkontribusi langsung terhadap perekonomian dengan menyediakan lebih dari 60.000 peluang kerja tenaga pemasar dan aliran pendapatan tambahan ke lebih dari 65 bisnis. Selain berdampak pada ekonomi dengan penciptaan lapangan kerja, Qoala memberdayakan masyarakat dengan literasi keuangan di berbagai platform offline dan online.
Perwakilan ekuitas swasta responsAbility Ruzgar Barisik menyambut baik adanya pendanaan ini karena dapat bergabung dalam perjalanan Qoala untuk mendukung perkembangan industri asuransi yang terjangkau di Asia Tenggara.
Baca Juga: Jelang PSIS Semarang vs Persebaya, Brylian Aldama Ingin Selalu Tampil Maksimal
"Komitmen Qoala meningkatkan kehidupan melalui inklusi keuangan selaras dengan strategi kami. Pertumbuhan Qoala di saat pandemi menunjukkan bahwa pendekatan omnichannel dapat mendistribusikan asuransi ke populasi yang saat ini tidak terlayani oleh incumbent atau sebelumnya belum pernah memiliki asuransi sama sekali," kata Barisik.
Secara keseluruhan, pendanaan itu akan semakin meningkatkan produk dan ekspansi geografis Qoala, untuk mengatasi tantangan aksesibilitas dan keterjangkauan asuransi dalam pasar negara berkembang di Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan
-
Pengasuh Aniaya Balita 18 Bulan di Daycare Banda Aceh Ditangkap
-
Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Selisih Gadai Mobil, Pria di Batam Dikeroyok Debt Collector
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi