TANTRUM - PT Tripar Multivision Plus Tbk berencana akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan menetapkan harga penawaran umum berkisar Rp225 hingga Rp250 per saham.
Founder Multivision Plus Raam Punjabi dalam Due Diligance & Public Expose sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis, menyampaikan perseroan berencana melepas sebanyak-banyaknya 929,20 juta lembar saham atau 15 persen dari total saham setelah IPO.
Dengan harga penawaran tersebut, calon emiten berkode saham RAAM ini menargetkan bisa mendapatkan dana segar sebesar Rp232,3 miliar dengan harga nominal Rp60 per saham .
Adapun, dalam aksi korporasi ini perseroan menunjuk UOB Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas Indonesia sebagai penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Dengan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Raam Punjabi berharap perseroan bisa memberikan warna baru bagi industri pasar modal Indonesia, serta pihaknya mendukung perusahaan yang bergerak di bidang sama dapat menggalang dana segar di pasar modal, sehingga bisa meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia.
“Ke depan dengan hadirnya Multivision Plus sebagai perusahaan yang memproduksi film dan industri kreatif lainnya, dapat memacu perusahaan lainnya dan memberi warna baru bagi industri pasar modal,” ujar Raam.
Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Tripar Multivision Tbk Whora Anita Raghunath menyampaikan langkah perseroan untuk melangsungkan IPO di BEI merupakan milestone yang penting, yang mana akan membuat tata kelola perusahaan bisa semakin baik.
“Tentunya, kami ingin tata kelola perusahaan bisa semakin baik ke depan setelah mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia. Hal ini merupakan wujud komitmen perusahaan kepada para investor dan pelaku di industri perfilman tanah air,” ujar Anita.
Dia menambahkan nantinya dana dari hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja dan penambahan modal kepada entitas anak usaha di bidang bioskop.
“81,60 persen akan digunakan sebagai modal kerja, dan sisanya 18,40 persen untuk penyuntikan modal kepada entitas anak usaha yang berada di bidang bioskop,” ujar Anita.
Sementara itu, Direktur PT Tripar Multivision Plus Tbk Amit Ramesh Jethani menyampaikan ke depan perseroan telah memiliki strategi bisnis agar bisa bersaing di industri perfilman tanah air, sehingga diharapkan bisa meningkatkan performa kinerja keuangan.
“Menambah akuisisi dan distribusi konten di Indonesia dan negara lain menjadi salah satu strategi bisnis yang akan dijalankan oleh Perseroan pada tahun 2023,” ujar Amit.
Lebuh lanjut, Direktur PT Tripar Multivision Tbk Vikas Chand Sharma menyampaikan manajemen telah membuat strategi bisnis yang tentunya bisa mendongkrak performa kinerja keuangan kedepannya, yang mana saat pandemi COVID-19 portofolio keuangan perseroan menurun cukup signifikan.
“Kami telah memiliki proyeksi untuk 4 tahun depan laba usaha dapat meningkat hingga 22,96 persen, sedangkan untuk net profit margin naik 33 persen hingga 2027 mendatang. Tentunya proyeksi tersebut diiringi dengan peningkatan jumlah penonton film di Indonesia, dan pertumbuhan layar bioskop," ujar Vikas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Skandal di Balik Kemenangan Jerman 7-1 atas Curacao, Petugas VAR Diselidiki FIFA
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok
-
Gagal Merantau, Pemuda di Pati Diduga Tega Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?
-
Papi Thiaw Semprot Jurnalis yang Persoalkan Skuad Senegal Shalat Jumat di Piala Dunia 2026
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Semarang Diguyur Hujan Saat Kemarau, Warga Diminta Waspadai Cuaca Tak Menentu
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24
-
Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Gasak Uang Operasional Demi Judol