Suara.com - Pada pembukaan perdagangan Kamis (13/4/2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat. Tercatat, pasar saham Indonesia naik dengan bertambah 7,847 poin atau menguat 0,12 persen ke 6.801.
Namun satu menit berlangsung, indeks bergerak turun 0,01 persen ke 6.799, menyeret 93 saham di zona merah. Adapun 164 saham menguat, dan 246 sisanya stagnan.
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp298,94 miliar dari volume bersih 432,72 juta saham yang diperdagangkan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi IHSG bakal melemah hari ini.
Menurutnya, pola pergerakan indeks saham masih terlihat akan berada dalam kondisi koreksi minor di tengah minimnya sentimen dalam negeri.
Sementara, dari sisi regional dan global pun belum terdapat sentimen yang dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG.
"Momentum koreksi wajar dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian," imbuh William.
Ia memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.741 dan resistance 6.858 hari ini.
Saham yang ia rekomendasikan yaitu PWON, ASRI, KLBF, UNVR, HMSP, ICBP, BMRI, BBCA, dan TLKM.
Baca Juga: OCBC NISP Bakal Tebar Dividen Rp1,3 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto