Serba-serbi tentang Asnawi Mangkualam Bahar menjadi perbincangan usai dikabarkan dekat dengan Fuji. Tak terkecuali dengan gaji Asnawi Mangkualam yang kini merumput bersama klub Jeonnam Dragons di kasta kedua Liga Korea Selatan.
Kabar kedekatan Asnawi Mangkualam dan Fuji mulai tersiar seelah keduanya sama-sama menghadiri pernikahan Pratama Arhan di Jepang. Fuji diketahui merupakan sahabat dekat Azizah Salsha, istri Pratama Arhan, sehingga ikut datang.
Belum mendapat pernyataan resmi, publik kembali disuguhi kabar bahwa Fuji ke Surabaya untuk menyaksikan laga Timnas Indonesia U-23 melawan Turkmenistan pada Jumat (8/9/2023). Di mana Asnawi ikut bertanding sebagai kapten.
Berbicara soal gaji, Asnawi mengaku pendapatannya selama berlaga di Korea Selatan lebih rendah ketimbang di Indonesia. Namun dia menganggap ini adalah kesempatan emas untuk menyicipi karier di luar negeri sehingga tetap memutuskan untuk menerimanya.
"Kalau masalah gaji ya lumayan lah bisa buat jajan di sini. Turun bang kalau saya pribadi di sini tuh turun (gajinya). Gaji per bulan," ujar Asnawi Mangkualam dalam podcast Roy Ricardo pada Mei 2023 lalu.
"(Gaji per bulan) Dua digit. Kalau di sini gaji aku lebih, aku maksudnya lebih pilih ke luar harus turun gaji, dibanding stay di Indonesia. Kalau di Indonesia ya lumayan lah, tiga digit sebulan," imbuhnya.
Sayangnya, Asnawi Mangkualam tidak menyebutkan angka dalam kesempatan tersebut. Namun dilansir dari One Football, gaji Asnawi Mangkualam kabarnya menyentuh angka Rp800 juta per musim dari Jeonnam Dragons.
Tapi akun TikTok thebestball009 mengungkapkan bahwa Asnawi Mangkualam diperkirakan mendapat gaji yang lebih besar. Akun itu menyebutkan rincian perkiraan gaji Asnawi Mangkualam adalah sekira Rp84,6 juta per bulan atau nyaris Rp1,1 miliar per tahun.
Perkiraan angka gaji Asnawi Mangkualam itu pun menuai beragam komentar dari netizen. Mereka ramai menuliskan pendapat terkait jumlah pesepak bola kelahiran 1999 itu.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pesta Seks di Apartemen Kawasan Semanggi
"Alhamdulillah biar lebih kecil, tapi kualitas permainan meningkat. Urusan uang bisa didapat dari endorse iklan. Tetep semangat mas Asnawi," komentar netizen. "84 juta akan menjadi 84miliar 2-3 tahun ke depannya," harap netizen.
"Kalo gaji, dia bisa dapat lebih besar di Indonesia. Tapi pengalaman main di level lebih tinggi yang dia dapat," sahut netizen. "Gaji kecil, untuk pemain timnas. Tapi dia punya pengalaman main di luar," pungkas yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Sidang Nadiem Mati Lampu Pas Buka Bukti Kunci, Netizen Cium Sabotase
-
5 Skin Booster Toner untuk Hidrasi Maksimal hingga Lapisan Kulit Dalam
-
Erin Taulany Ganti Pengacara, Sebut Sunan Kalijaga Tak Profesional
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Momen Haru Siaran Terakhir Hard Rock FM Bandung Setelah 25 Tahun Mengudara
-
Nasib Dadan Hindayana dan Kontroversi Pengadaan Motor Listrik Rp 2 Triliun