Pengacara Jessica Wongso dalam kasus kopi sianida, Otto Hasibuan, banyak dicari tahu seiring viralnya dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso". Lantas, seperti apa biodata dan profil Otto Hasibuan?
Untuk diketahui, Otto Hasibuan merupakan pengacara yang membela Jessica Wongso dalam kasus kopi sianida pada tahun 2016 lalu. Otto Hasibuan membela mati-matian Jessica Wongso dalam setiap persidangan.
Seiring dengan viralnya dokumenter "Ice Cold", sosok Otto Hasibuan pun menuai perbincangan karena ikut muncul memberikan banyak keterangan tentang kliennya. Untuk mengobati rasa penasaran, berikut ulasan biodata dan profil Otto Hasibuan.
Biodata dan agama Otto Hasibuan
Nama lengkap dan gelar: Prof. (H.C.) Dr. Otto Hasibuan, S.H.,M.C.L.,M.M
Tempat tanggal lahir: Pematangsiantar, 5 Mei 1955
Agama: Kristen
Pasangan: Norwati Damanik
Anak: Putri Linardo Hasibuan, Lionie Petty Hasibuan, Natalia Octavia Hasibuan dan Yakup Putra Hasibuan
Baca Juga: Buntut Protes TikTok Shop Ditutup, Richard Lee Disemprot Habis-habisan
Akun Instagram: @ottohasibuanprivate
Profil Otto Hasibuan
Otto Hasibuan berasal dari Pematangsiantar, Sumatera Utara, dan lahir pada 5 Mei 1955. Sejak kecil ia sudah terlibat dalam berbagai organisasi dan kegiatan, baik di lingkungan desa maupun sekolah.
Setelah tamat SMA, Otto Hasibuan merantau ke Yogyakarta untuk kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) jurusan hukum. Selesai S1 di UGM, ayah mertua dari Jessica Mila ini melanjutkan studi Comparative Law di University Technology of Sydney, Australia. Untuk S3, Otto Hasibuan kembali mengambil studi doktor di UGM, Yogyakarta.
Jiwa kepimpinannya sangat besar. Hingga ia terpilih sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Advokasi Indonesia (Ikadin) selama dua periode. Pada 2005, Otto Hasibuan menjadi pemimpin dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) untuk dua periode.
Sukses dan sudah punya banyak pengalaman, akhirnya Otto Hasibuan mendirikan firma hukum Otto Hasibuan & Associates. Bayaran termahalnya mencapai Rp39 miliar. Selain sebagai pengacara, Otto Hasibuan juga menjadi dosen sekaligus pembisnis.
Saat ini, pria 64 tahun ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Peradi untuk periode 2020-2025. Dia juga merupakan mertua dari artis ternama Tanah Air, Jessica Mila. (Rosiana Chozanah)
Berita Terkait
-
Momen Ayah Mirna Salihin Bangga Bisa Jebloskan Jessica Wongso ke Penjara Tanpa Bukti: I Win!
-
Ekspresi Jessica Wongso Divonis 20 Tahun Penjara Ternyata Palsu, Otto Hasibuan Ungkap yang Sebenarnya Terjadi
-
Profil Hidayat Bostam, Pengacara yang Menang Taruhan Mobil Usai Jessica Wongso Mendekam di Penjara
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak