Marshanda termasuk artis yang aktif menyuarakan isu kesehatan mental di media sosial. Pasalnya perempuan tersebut adalah penyintas gangguan kesehatan mental bipolar.
Namun saat menghadapi kondisi tersebut tak semua orang bisa mendukungnya dan memilih untuk menjauhinya. Saat datang berbincang dengan Jerren Lim, Marshanda mengungkapkan pernah dijauhi teman artisnya karena tahu ia mengidap bipolar.
"Ada satu artis, Jer, gue nggak tahu ya, ini mungkin lebih dari dia doang, tapi yang gue kenal tuh cuma dia. Gue pengin cerita juga sama kalian dan sama Jerren di sini," cerita Marshanda dalam Instagram Jerren Lim.
Marshanda melanjutkan tanpa menyebut artis tersebut. Menurutnya sanga manajemen melarang berteman dengan Marshanda.
"Dia itu seorang pemain film, artis papan atas, followers-nya lebih banyak dari gue di Instagram, terkenal, cuma sama manajemennya dan orang-orang terdekatnya, dia dilarang ketahuan berteman sama gue oleh publik, karena gue adalah public figure yang mengaku kalau gue punya masalah mental, which is bipolar," lanjutnya.
Marshanda tentu saja menyayangkan sikap itu. Menurutnya masih banyak masyarakat Indonesia yang memandang sebelah mata terhadap orang yang mengidap bipolar.
"Kan kenyataannya begitu, di negeri kita, terutama industri hiburan, kalau lo bahas aja masalah mental, itu berbahaya, tandanya lo mempermalukan diri lo sendiri," pungkasnya.
Untuk diketahui, Marshanda didiagnosis mengidap bipolar sejak tahun 2009. Akibatnya perempuan ini harus mengonsumsi obat-obatan setiap hari agar penyakitnya tak makin parah.
Baca Juga: Polisi Surati Dewas KPK, Minta Deputi Korsup KPK Supervisi Kasus Dugaan Pemerasan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati