Mantan Putri Indonesia 2013 Whulandary Herman jadi sorotan ketika unggahannya soal palestina dibalas oleh Yityish Aynav, Miss Israel 2013.
Mereka diketahui menjadi teman sesama finalis kala berlaga di ajang Miss Universe 2013. Saat itu Whulandary menuliskan status dalam bahasa Inggris tentang Palestina dengan melampirkan beberapa poster.
"Dari sungai menuju laut, Palestina akan bebas." tulisnya.
"Mengebom anak-anak bukan bentuk pertahanan diri," bunyi poster kedua dalam bahasa Inggris.
Yityish kemudian menyayangkan Whulandary yang dianggap 'tutup mata' dengan warga Israel yang dibunuh oleh Palestina.
"Sungguh? Bagaimana dengan 1400 orang Israel yang tak bersalah dan dibunuh? Bagaimana dengan 30 bayi yang diculik ke Gaza?" komentar Yityish.
"Aku berharap semua influencer hari ini lebih cerdas tentang konflik dan hanya mengunggah omong kosong yang tak mereka pahami," sambungnya.
Tak tinggal diam Whulandary pun membalas komentar dari Miss Israel tersebut.
"Kita dapat setuju untuk tidak setuju atas konflik tapi kita bisa setuju bahwa memperpanjang konflik tak akan membuat kedua belah pihak bisa lebih baik," komentar sang Putri Indonesia 2013 itu.
Baca Juga: Beredar Video Denny Caknan Dicium Fans di Panggung, Warganet: Kasihan Istri Lagi Hamil
Postingan Whulandari kemudian mendapat perhatian dari sejumlah netizen.
"Zionis di mana-mana hobinya playing victim ya, kalian yang mulai perang kalian yang merasa tersakiti," komentar seorang warganet.
"Gua kira cuma mantan yang suka playing victim ternyata israhel juga," tandas warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana