SuaraTasikmalaya.id – Makin panas saja perseteruan antara Kamaruddi Simanjuntak dengan Dirut PT Taspen.
Kamaruddin Simanjuntak siap meladeni ancaman yang dating dari Direktrur Taspen, ANS Kosasih yang akan melaporkannya ke pihak polisi.
Mendapat ancaman itu, Kamaruddin Simanjuntak rupanya tak ciut nyali. Dia santai menyikapi soal laporan ke polisi.
Justru Kamaruddin Simanjuntak malah mengatakan, dirinya hanya akan melakukan pembuktian jika benar diadukan ke polisi.
Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Taspen, ANS Kosasih akan melaporkan Kamaruddin Simanjuntak atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan berita bohong atau hoaks.
Tuduhan ANS Kosasih ini malah ditanggapi biasa saja oleh Kamaruddin Simanjuntak.
Bahkan Kamaruddin Simanjuntak justru mengancam balik akan membeberkan bukti-bukti terkait pengelolaan dana pencalonan salah satu calon presiden atau Capres senilai Rp 300 triliun hingga video syur Kosasih.
Bagi Kamaruddin Simanjuntak, jika benar laporan yang dilayangkan Kosasih, maka menjadi kesempatan untuk dirinya membuktikan pernyataannya itu.
Terkait video syur tersebut, Kamaruddin Simanjuntak menuding jika sang dirut memiliki hubungan terlarang bersama wanita-wanita dan juga pramugari.
Dengan senang hati sepertinya Kamaruddin Simanjuntak menyerahkan bukti tersebut kepada penyidik.
"Bagus dong kalau dilaporkan berarti kan akan ada pembuktian toh. Berarti nanti video-video pornonya Pak Dirut itu bersama wanita-wanita lain bersama wanita pramugari akan kita berikan kepada penyidik. Di situ kan ada ribuan video pornonya," ujar Kamaruddin saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).
Di sisi lain, Kamaruddin juga mengklaim akan menyerahkan hasil investigasinya terkait pengelolaan keuangan tersebut.
Tudingan lain yang diarahkan pada sang dirut adalah soal hasil investigasinya, di mana mengaku memiliki banyak simpana dan pesta mewah bersama wanita-wanita.
"Kemudian keuangannya yang sudah saya investigasi akan saya berikan kepada penyidik. Yang dia (diduga dirut) pesta-pesta di hotel, yang dia (diduga dirut) pelihara wanita di ruang residen itu, akan kita berikan kepada penyidik. Yang dia (diduga dirut) biayai ortunya wanita-wanita itu ke rumah sakit akan kita berikan kepada penyidik," katanya.
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, tentang apa yang dia nyatakan pada Dirut Taspen, itu tidak bisa diproses secara hukum.
Sebabnya, kata Kamaruddin Simanjuntak apa yang dia ungkap statusnya sebagai kuasa hukum atau pengacara istri Kosasih, Rina Kosasih.
"Berdasarkan Pasal 16 UU Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat, tidak dapat dituntut baik pidana maupun perdata. Saya kapasitasnya advokat yang sedang menjalankan kuasa," katanya.
Polisikan Kamaruddin Simanjuntak
Sebelumnya, Dirut Taspen ANS Kosasih melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Senin (5/9/2022).
Laporan tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP//B/1966/IX/SPKT/POLRES METROPOLITAN JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 September 2022.
Dalam laporan, Dirut Taspen, Kosasih mempersangkakan Kamaruddin dengan Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyampaian Berita Bohong.
"Apa yang disampaikan KS (Kamaruddin Simanjuntak) mengenai klien kami (Dirut Taspen) adalah merupakan pencemaran nama baik dan berita bohong," kata kuasa hukum Kosasih, Duke Arie Widagdo kepada wartawan, Senin (5/9/2022).
Duke mengklaim pihaknya turut menyertakan sejumlah barang bukti yang ditudingkan Kamaruddin Simanjuntak.
Satu di antaranya adalah hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.
"Mengenai tuduhan adanya pengelolaan dana Rp300 triliun, itu jelas tidak benar,” katanya.
“Adanya pernikahan gaib itu juga jelas tidak benar. Kemudian juga tudingan mengenai anaknya ditelantarkan, itu juga enggak benar," bebernya.
Berita Terkait
-
Kamaruddin Simanjuntak Dipolisikan Dirut Taspen Buntut Tudingan Kelola Dana Capres Rp300 Triliun
-
Dipolisikan, Kamaruddin Simanjuntak Santai dan Ancam Beberkan Bukti Video Syur Dirut PT Taspen
-
3 Pejabat yang Berkonflik dengan Kamaruddin Simanjutak, Ahok hingga Dirut Taspen
-
CEK FAKTA: Benarkah Video Dinarasikan Dirut Taspen Berjoget Bersama Beberapa Wanita?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dua Kata Kurniawan Dwi Yulianto Usai Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 Kandas
-
Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa
-
Komunitas Moge GSrek Indonesia Tuntaskan Touring Adventure Sumba
-
Luis de la Fuente Coret Dani Carvajal dari Timnas Spanyol, Skuad Muda Barcelona Mendominasi
-
Flick Respons Aksi Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Biasanya Ini Bukan Hal yang Saya Suka
-
Cushion Dior Harga Berapa? 4 Produk Lokal Ini Bisa Jadi Pilihan Lebih Hemat Rp100 Ribuan
-
Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg
-
Bumi Tidak Membenci Manusia, tapi Alam Punya Batas: Sudah Siap Menghadapi Dampaknya?
-
Pengamat: Geng Motor di Makassar Tak Bisa Diselesaikan dengan Represi Semata
-
Mimpi ke Piala Dunia U-17 Kandas, PSSI Bakal Lakukan Apa untuk Timnas Indonesia?