/
Selasa, 06 September 2022 | 07:15 WIB
Kamaruddin Simanjuntak saat diwawancari wartawa. Dalam kasus dengan Ditut Taspen, Kamaruddin santai jika dirinya disebut dilaporkan ke polisi. Kamaruddi sap melakukan pembuktian soal video syur. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraTasikmalaya.id – Makin panas saja perseteruan antara Kamaruddi Simanjuntak dengan Dirut PT Taspen.
 
Kamaruddin Simanjuntak siap meladeni ancaman yang dating dari Direktrur Taspen, ANS Kosasih yang akan melaporkannya ke pihak polisi.
 
Mendapat ancaman itu, Kamaruddin Simanjuntak rupanya tak ciut nyali. Dia santai menyikapi soal laporan ke polisi.
 
Justru Kamaruddin Simanjuntak malah mengatakan, dirinya hanya akan melakukan pembuktian jika benar diadukan ke polisi.
 
Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Taspen, ANS Kosasih akan melaporkan Kamaruddin Simanjuntak atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan berita bohong atau hoaks. 
 
Tuduhan ANS Kosasih ini malah ditanggapi biasa saja oleh Kamaruddin Simanjuntak. 
 
Bahkan Kamaruddin Simanjuntak justru mengancam balik akan membeberkan bukti-bukti terkait pengelolaan dana pencalonan salah satu calon presiden atau Capres senilai Rp 300 triliun hingga video syur Kosasih.
 
Bagi Kamaruddin Simanjuntak, jika benar laporan yang dilayangkan Kosasih, maka menjadi kesempatan untuk dirinya membuktikan pernyataannya itu.
 
Terkait video syur tersebut, Kamaruddin Simanjuntak menuding jika sang dirut memiliki hubungan terlarang bersama wanita-wanita dan juga pramugari.
 
Dengan senang hati sepertinya Kamaruddin Simanjuntak menyerahkan bukti tersebut kepada penyidik.
 
"Bagus dong kalau dilaporkan berarti kan akan ada pembuktian toh. Berarti nanti video-video pornonya Pak Dirut itu bersama wanita-wanita lain bersama wanita pramugari akan kita berikan kepada penyidik. Di situ kan ada ribuan video pornonya," ujar Kamaruddin saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).
 
Di sisi lain, Kamaruddin juga mengklaim akan menyerahkan hasil investigasinya terkait pengelolaan keuangan tersebut.
 
Tudingan lain yang diarahkan pada sang dirut adalah  soal hasil investigasinya, di mana mengaku memiliki banyak simpana dan pesta mewah bersama wanita-wanita.
 
"Kemudian keuangannya yang sudah saya investigasi akan saya berikan kepada penyidik. Yang dia (diduga dirut) pesta-pesta di hotel, yang dia (diduga dirut) pelihara wanita di ruang residen itu, akan kita berikan kepada penyidik. Yang dia (diduga dirut) biayai ortunya wanita-wanita itu ke rumah sakit akan kita berikan kepada penyidik," katanya.
 
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, tentang apa yang dia nyatakan pada Dirut Taspen, itu tidak bisa diproses secara hukum.
 
Sebabnya, kata Kamaruddin Simanjuntak apa yang dia ungkap statusnya sebagai kuasa hukum atau pengacara istri Kosasih, Rina Kosasih.
 
"Berdasarkan Pasal 16 UU Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat, tidak dapat dituntut baik pidana maupun perdata. Saya kapasitasnya advokat yang sedang menjalankan kuasa," katanya.
 
Polisikan Kamaruddin Simanjuntak
 
Sebelumnya, Dirut Taspen ANS Kosasih melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Senin (5/9/2022). 
 
Laporan tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP//B/1966/IX/SPKT/POLRES METROPOLITAN JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 September 2022.
 
Dalam laporan, Dirut Taspen, Kosasih mempersangkakan Kamaruddin dengan Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE dan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Penyampaian Berita Bohong.
 
"Apa yang disampaikan KS (Kamaruddin Simanjuntak) mengenai klien kami (Dirut Taspen) adalah merupakan pencemaran nama baik dan berita bohong," kata kuasa hukum Kosasih, Duke Arie Widagdo kepada wartawan, Senin (5/9/2022).
 
Duke mengklaim pihaknya turut menyertakan sejumlah barang bukti yang ditudingkan Kamaruddin Simanjuntak. 
 
Satu di antaranya adalah hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.
 
"Mengenai tuduhan adanya pengelolaan dana Rp300 triliun, itu jelas tidak benar,” katanya. 
 
“Adanya pernikahan gaib itu juga jelas tidak benar. Kemudian juga tudingan mengenai anaknya ditelantarkan, itu juga enggak benar," bebernya.
 

Load More