SuaraTasikmalaya.id – Selama ini diceritakan jika Ferdy Sambo ditelepon Kuat Ma’ruf, yang menyebut jika sepak terjang Brigadir J diduga telah membahayakan.
Sebelum Kuat Ma’ruf menelepon Ferdy Sambo, rupanya sang sopir sudah membicarakan hal penting bersama istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Kuat dan Putri Candrawathi berada dalam satu kamar, kemudian ada keputusan bagi-bagi tugas diduga untuk memberi pelajaran pada Brigadir J.
Saat itu Kuat Ma’ruf bertugas menelepon Ferdy Sambo yang saat itu sudah ada di Jakarta.
Sementara Putri, bertugas menelepon Bripka RR yang saat itu sedang bersama Bharada E di luar rumah Magelang.
Tidak disebutkan secara pasti apa yang menjadi pembicaraan Putri dan Bripka RR. Sementara Kuat Ma’ruf mengaku sudah menjalankan tugasnya menepol sang bos.
Melihat kronologis sementara dalam kasus kematian Brigadir J, rupanya kemarahan Brigadir J bukan dari Kuat Ma’ruf.
Ferdy Sambo menjadi gelap mata hingga tega melakukan pembunuhan pada Brigadir J, ternyata setelah mendapat kabar dari seorang wanita.
Dari sana Ferdy Sambo diduga menyimpulkan jika mendiang Brigadir J telah melukai harkat dan martabat keluarga.
Pada berita sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Jayadi menjelaskan tentang alasan atau dugaan motif yang mendasari pembunuhan berencana.
Hingga saat ini, diduga motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, masih seputar pelecehan.
Pembunuhan yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo sebagai dalang dari kematian Brigadir J, diduga dipicu atas dugaan ada tindak kekerasan di Magelang.
Merujuk pada keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kata Andi, Ferdy Sambo marah setelah mendapat laporan dari sang istri, Putri Candrawathi (PC).
“Tersangka FS (Ferdy Sambo) mengatakan, dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC,” kata Brigjen Andi Rian Jayadi dalam konferensi pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).
“(Dugaan motif)Yang mengalami tindakan melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan almarhum Yosua,” ujarnya menambahkan.
Saat emosi itulah Ferdy Sambo lantas memanggil dua tersangka, yakni RR dan RE untuk melakukan rencana pembunuhan tersebut.
“FS (Ferdy Sambo) memanggil tersangka RR (Bripka) dan tersangka RE (Bharada E) untuk merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Yoshua (Brigadir J),” ucap Andi.
Meski begitu, Andi Riang mengatakan yang dimaksud tindakan melukai harkat dan martabat yang diduga dilakukan Brigadir J, tidak disebutkan secara rinci oleh Ferdy Sambo.
Di sisi lain, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyebut, tentang motif secara rinci akan diungkap di persidangan.
“Secara spesifik ini hasil pemeriksaan dari tersangka FS (Ferdy Sambo). Untuk nanti menjadi jelas tentunya nanti dalam persidangan akan dibuka,” ujarnya.
Lima Tersangka Pembunuhan
Hungga dua bulan kasus pembunuhan ini terjadi, polisi sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo.
Mereka adalah tersangka yakni Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf, yang saat ini posisinya telah ditahan.
Untuk sementara, dugaan pembunuhan terjadi setelah Ferdy Sambo memberi perintah pada Bharada E untuk menembak Brigadir J.
Mereka yang mendapat perintah adalah Kuat Ma'ruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada E. Sementara Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo, disebut mantan pengacara Bharada E, telah menyiakan imbalan miliaran.
Dari kelima tersangka, Putri Candrawathi sampai saat ini belum ditahan. Alasan penyidik adalah terkait kesehatan, kemanusiaan, dan memiliki balita.
Isu selingkuh dibongkar
Digaungkan mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, soal isu perselingkuhan istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma,ruf akhirnya sampai ke telinga petinggi di Mabes Polri.
Dugaan perselingkuhan istri Ferdy Sambo dan Kuat Maruf ini terus menjadi perhatian public, lantaran bisa jadi jiga motif Brigadir J disingkirkan, diduga terkait hal itu.
Menanggapi isu perselingkuhan itu, Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan soal kemungkinan perselingkuhan terjadi.
Melihat situasi dan kesaksian yang ada, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan jika perselingkuhan antara istri Ferdy Sambo dan Kuat kecil kemungkinannya terjadi.
Komjen Pol Agus Andrianto juga mengungkap jika Kuat Ma’ruf sudah lama tidak masuk kerja lantaran positif Covid-19
"Kalau isu (perselingkuhan) dengan Kuat kok jauh ya. Karena Kuat baru seminggu masuk. Dia (Kuat) setelah hampir dua (yang bersangkutan kena covid). Hal ini terkonfirmasi saksi-saksi lainnya," ungkapnya.
Bukan itu saja, Komjen Pol Agus Andrianto juga berbicara terkait isu adanya pelecehan seksual Brigadir J pada Putri Candrawathi.
Hingga saat ini soal dugaan tersebut kata Komjen Pol Agus Andrianto masih belum terbukti.
Dia lantas menyinggung, andai saat itu pihak istri Ferdy Sambo melapor, sudah dipastikan dalam penanganan polisi.
Kata Komjen Pol Agus Andrianto, jika dilaporkan penyidik bisa langsung disikapi dengan cara melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan mengumpulkan barang buktinya.
"Sayangnya mereka tidak melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian (Polres). Sehingga ada olah TKP dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian tersebut," kata Agus kepada wartawan, Senin (5/9/2022) malam.
Lantaran minimnya bukti, Komjen Pol Agus Andrianto menyebut, tentang kasus dugaan pelecehan hanya Putri Candrawathi, Brigadir J dan Tuhan yang tahu.
"Saya pernah ungkapkan (isu pelecehan) yang tau hanya Allah, PC dan almarhum J yang tahu pastinya" ucapnya.
"Kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT. Kebenaran duniawi tentunya didasari atas keterangan saksi-saksi dan bukti," kata Komjen Pol Agus Andrianto.
Akan tetapi meski minim bukti, Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan sebagai penyidik senior dirinya memiliki naluri sebagai penyidik.
Berdasar hasil penyidikan serta keyakinan dan naluri, masalah kehormatan masih menjadi pokok yang didalami.
Komjen Pol Agus Andrianto tidak merinci apakah yang dimaksud kehormatan, apakah pelecehan seksual atau yang lain.
"Naluri kami sebagai penyidik seniorlah (sudah mau pensiun) apa yang terjadi ya menyangkut kehormatan sebagaimana disampaikan oleh Dirtipidum beberapa waktu yang lalu," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bharada E Berubah Pikiran, Pasukan Elit Loreng Turun Tangan Selamatkan Orangtua Eliezer yang akan Dijemput Geng Ferdy Sambo
-
Ada yang Panik sampai Usir Yoshua, Deolipa Yumara Sebut Dua Orang Ini yang Pertama Kali Ingin Singkirkan Brigadir J
-
Skakmat! Istri Ferdy Sambo Bisa Malu Soal Mengaku Diperkosa, Sosok Berpengaruh Ungkap Hal Tak Terduga
-
Minim Bukti Perkosaan Istri Ferdy Sambo, Jenderal Bintang Tiga Singgung Soal Naluri dan Kekuasaan Allah
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama