/
Sabtu, 10 September 2022 | 15:09 WIB
Kolase islustrasi wajah tersangkan kasus dugaan pembunuhan berencana, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bersama korban pembunuhan, Brigadir J. (Instagram @kadivpropam)

SuaraTasikmalaya.id – Dugaan balita yang disebut anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi adalah hasil adopsi.
 
Dari sana muncul desakan pada Polri untuk mengecek kebenaran tersebut, lantaran alasan memiliki balita, istri Ferdy Sambo masih bebas berkeliaran.
 
Istri Ferdy Sambo dalam kasus dugaan pembunuhan berencana pada Brigadir J sangat serius.
 
Putri disebut diduga ikut terlibat dalam rencana pembunuhan Brigadir J di Saguling, yang kemudian Brigadir J diekseskusi di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.
 
Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun ikut memberikan penilaiannya tentang adanya pengakuan dari bibi mendiang Brigadir J, jika istri Ferdy Sambo ingin memiliki anak.
 
Saat itu bibi Brigadir J, Roslin Simanjutak menceritakan jika istri Ferdy Sambo meminta Brigadir J untuk dicarikan anak adopsi.
 
Namun, hal itu tidak terwujud lantaran untuk syarat adopsi yang diinginkan istri Ferdy Sambo harus masih bayi.
 
Refly Harun lantas menilai untuk mengecek kebenaran apakah balita yang saat ini ada adalah anak Ferdy Sambo dan Putri, bisa dicari ke tempat melahirkan
 
"Sebenarnya gampang sekali (mengusut kebenaran anak Ferdy Sambo). Kan tinggal dilihat record-nya,” kata Refly Harun.
 
Apakah dia (istri Ferdy Sambo) pernah bersalin dalam jangka waktu dua tahun terakhir ini," kata Refly Harun.
 
Untuk menjawab kebenaran atas keraguan dari keluarga Brigadir J, dikatakan Refly Harun sebuah spekulasi yang sebenarnya mudah diungkapkan.
 
"Tinggal dicari datanya apakah pernah hamil (istri Ferdy Sambo), di mana melahirkannya," kata Refly Harun.
 
Dia kemudian menyinggung, wanita yang ada di penjara saja bisa terdeteksi siapa saja yang melahirkan di dalam tahanan.
 
"Lagi pula beberapa wanita lainnya (tahanan) ada yang sampai melahirkan di dalam penjara. Ada juga yang membawa anaknya ke penjara, dan sebagainya," jelasnya.
 
Dengan keadaan tersebut, Refly Harun memiliki pandangan jika tim penyidik tidak bisa memberikan dispensasi kepada Putri Candrawathi terkait persoalan anak.
 
Sebelumnya, mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara mengungkap dugaan soal perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf.
 
Deolipa Yumara menduga jika yang terjadi di Magelang terbalik. Kata dia, yang benar adalah diduga Kuat Ma’ruf berselingkuh dengan istri Ferdy Sambo.
 
Dan saat itu lanjut Deolipa Yumara, jika Brigadir J lah yang sebenarnya memergoki Kuat Ma’ruf berbuat lancing bersama istri Ferdy Sambo.
 
Bahkan Deolipa mengatakan jika Brigadir J yang malah melihat Putri Candrawathi dan Kuat Maruf sedang making love (bercinta).
 
"Kuat (sopir Ferdy Sambo) dan Putri (istri Ferdy Sambo) ketahuan lagi making love oleh Josua,” kata dia. 
 
Setelah itu Brigadir J dikejar Kuat Ma’ruf. “Makanya Putri buru-buru lapor ke Ricky supaya dateng," terang Deolipa Yumara pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Load More