SuaraTasikmalaya.id – Suasana mencekam sangat dirasakan warga Cikujang Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti Ciamis, Jawa Barat, saat terjadi bencana longsor.
Longsor membuat batu berjatuhan dari ketinggian sekitar 10 meter sehingga mengakibatkan hujan batu.
Sebelum bencana longsor di lokasi terjadi, sempat diguyur hujan berintensitas tinggi.
1. Kakak-beradik meninggal bersamaan
Material longsor kemudian menimbun rumah warga, yang kemudian memakan korban jiwa dua anak kakak beradik.
Keduanya meninggal dunia akibat tertimbun material longsor. Dua anak yang menjadi korban meninggal adalah Dini (11) dan Dea (4).
Keduanya tak bisa menyelamatkan diri, lantaran saat kejadian sedang tidur di kamar belakang.
Sedangkan kedua orangtua korban berhasil selamat dari bencana mematikan tersebut, dan hanya mengalami luka ringan.
Usai kejadian, keluarga kakak-beradik yang meninggal akibat longsor benar-benar merasa kehilangan.
Baca Juga: Senjata Makan Tuan! Cari Kelemahan Mama Rosa, Siena Justru Dibungkam Sal di Ikatan Cinta
Orangtua korban memakamkan keduanya secara berdampingan tidak jauh dan rumah duka.
2. Akses jalan terputus
Bencana longsor yang terjadi, ternyata tidak hanya memakan dua korban jiwa anak-anak, tetapi juga mengisolasi wilayah tersebut.
Material tanah longsor menutup akses jalan dan membuat sejumlah kepala keluarga tidak bisa keluar wilayah.
Di lokasi longsor juga terjadi akibat curah hujan yang membuat tebing setinggi lebih dari 30 meter longsor.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Cikujang, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami