/
Sabtu, 17 September 2022 | 12:10 WIB
Kolase foto dokumen Brigadir J, Putri Candrawathi, dan Ferdy Sambo. (dok polri)

Kemudian dari sana terjadi pertengkaran hebat antara Putri dan Ferdy Sambo.

Pertengkaran yang menjadi membuat Putri Candrawathi didga tega mengancam Ferdy Sambo kepada atasannya soal bisnis mafia sang suami. 

Brigadir J diancam skuad lama

Adegan Kuat Maruf dan Bharatu Prayogi saat rekonstruksi pada 30 September 2022. (sumber: Youtube Polri TV)

Setelah semua terjadi, Brigadir J mulai mendapat ancaman pembunuhan, yakni sejak Juni 2022.

Brigadir J saat itu menyebut orang yang ingin menghabisinya adalah skuat lama yang tidak lain, Kuat Ma'ruf.

Kuat Ma'ruf ini adalah asisten rumah tangga yang merangkap sopir pribadi Ferdy Sambo dan Putri.

"Almarhum Brigadir J diduga informannya ibu PC (istri Ferdy Sambo). Makanya dia (Brigadir J) diancam dibunuh," kata Kamaruddin di akun YouTube Uya Kuya TV, Kamis (15/9/2022). 
        
"Putri Candrawathi mengancam Ferdy Sambo akan melaporkan bisnis mafia ke atasannya (di Mabes Polri)," jelasnya. 

"Antara lain judi, kemudian tata kelola narkoba atau sabu-sabu, termasuk prostitusi," kata Kamaruddin menduga hal itu jadi penyebab. 

Kemudian pada 21 Juni 2022, Brigadir J menceritakan soal kengerian yang dialaminya pada sang kekasih.

Brigadir J saat mengatakan bahwa ada yang mengancam akan membunuhnya.

Baca Juga: Tips: Banyak Minum, Ini Manfaatnya

Saat menyampaikan itu Brigadir J sampai menangis ketika berbicara pada kekasihnya Vera Simanjuntak.

"Almarhum (Brigadir J) pada kekasihnya mengatakan dirinya akan dibunuh. Sehingga meminta maaf dan berharap kekasihnya mencari pria lain," kata Kamaruddin 

"Jadi dia (Brigadir J) sudah merasa akan dibunuh sejak 21 Juni, karena ancaman itu sangat kencang dari Ferdy Sambo," kata Kamaruddin. 

Para ajudan dipanggil ke kamar

Kemudian dikatakan Kamaruddin, pertengkaran soal Ferdy Sambo menikah lagi ini berlanjut di Magelang.

Dari pertengkaran itu Putri Candrawathi mengancam akan melaporkan ke atasannya soal bisnis mafia Sambo. 

Load More